- PT Medela Potentia Tbk melalui anak usahanya, AAM, mengimplementasikan penggunaan kendaraan listrik untuk mendukung operasional distribusi yang berkelanjutan.
- Hingga tahun 2025, perusahaan telah mengoperasikan 106 unit motor listrik di 13 kota guna mendukung efisiensi energi perusahaan.
- Langkah dekarbonisasi tersebut berhasil menurunkan intensitas emisi gas rumah kaca sebesar 20 persen bagi perusahaan sepanjang tahun 2025.
Emiten farmasi PT Medela Potentia Tbk (MDLA) mulai mengarah praktis bisnis berkelanjutan. Melalui entitas anaknya, PT Anugrah Argon Medica (AAM), MDLA menggunakan armada mobil listrik yang juga sebagai bagian dari upaya mempercepat dekarbonisasi operasional.
Suara.com - Langkah tersebut menandai transformasi perusahaan dari sekadar mengejar efisiensi logistik menuju pembangunan sistem operasional yang lebih rendah emisi.
Direktur Utama PT Medela Potentia Tbk, Juliwaty, mengatakan penggunaan kendaraan listrik merupakan bagian dari transformasi jangka panjang perusahaan dalam membangun sistem distribusi yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
"Penggunaan kendaraan listrik tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat kesiapan kami dalam menghadirkan layanan distribusi yang cepat, tepat, dan aman di tengah dinamika kebutuhan pasar. Ini merupakan bagian dari upaya kami mengintegrasikan inovasi secara menyeluruh dalam operasional," ujarnya di Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Transformasi tersebut dijalankan secara bertahap dan terintegrasi. Hingga 2025, AAM telah mengoperasikan 106 unit motor listrik yang tersebar di 15 cabang pada 13 kota.
Pengembangan ke kendaraan roda empat menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat sistem distribusi berbasis efisiensi energi sekaligus memperluas dampak operasional rendah emisi.
Dalam mendukung implementasi tersebut, AAM juga melakukan optimalisasi rute distribusi, memperkuat infrastruktur pendukung, serta meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia. Seluruh langkah tersebut dirancang untuk mendorong efisiensi sekaligus menjaga kualitas layanan kepada pelanggan.
Perusahaan juga menerapkan pelatihan Eco-Driving bagi pengemudi dan tim operasional. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan keselamatan kerja, efisiensi penggunaan energi, serta memastikan praktik distribusi yang lebih bertanggung jawab.
Direktur PT AAM, Budi Lim mengatakan perusahaan akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab terhadap lingkungan sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
Baca Juga: Airlangga Klaim Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Ganggu Ambisi RI Jadi Raja Kendaraan Listrik
"Ke depan, kami akan terus mengembangkan inovasi operasional yang tidak hanya mendorong kinerja bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap keberlanjutan lingkungan," bebernya.
Sementara itu, HR & Sustainability Director PT Medela Potentia Tbk, Nancy Kartika, menyampaikan langkah yang dilakukan AAM sejalan dengan arah strategis perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan di seluruh lini bisnis.
Sepanjang 2025, PT Medela Potentia Tbk dan entitas anaknya tercatat berhasil menurunkan intensitas emisi gas rumah kaca sebesar 20 persen dibandingkan baseline yang ditetapkan perusahaan. Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab.
Ke depan, AAM akan terus memperluas implementasi dekarbonisasi operasional. Salah satu program yang tengah disiapkan adalah pemasangan panel surya di cabang Tangerang dan Medan yang dijadwalkan mulai berlangsung pada semester II 2026 guna meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan dalam kegiatan operasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?
-
Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO
-
Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran
-
Badai PHK di Industri Tambang Akibat Pemangkasan RKAB, Kementerian ESDM Buka Suara
-
Harga Bakal Naik, MinyaKita Mulai Langka
-
Cerita Minuman Herbal KWT Mentari yang Jadi Jamuan di Pesta Pernikahan Anak Jokowi
-
Terendah dalam 6 Tahun, Purbaya Akui Surplus Neraca Perdagangan Susut Imbas Impor BBM
-
Benarkah Independensi BI Hilang Akibat UU P2SK?
-
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Masyarakat Panik Banyak Tarik Uang di Bank?
-
Menteri Bahlil Mau Rombak Total Sistem Tambang RI Lewat Aturan Baru 'Gross Split'