- Pembiayaan emas syariah Flexi Gold Bank Mega Syariah melonjak 1.688%, dengan nilai pembiayaan menembus Rp43 miliar hingga Mei 2026 seiring tren kenaikan harga emas.
- Investasi emas syariah semakin diminati masyarakat sebagai instrumen lindung nilai dan diversifikasi aset di tengah ketidakpastian ekonomi serta geopolitik global.
- DKI Jakarta menjadi pasar terbesar Flexi Gold, sementara Jawa Tengah dan Jawa Timur mencatat pertumbuhan tertinggi, didukung kemudahan akses pembiayaan emas syariah mulai 5 gram hingga 100 gram.
Suara.com - Produk pembiayaan emas syariah Flexi Gold Bank Mega Syariah mencatat pertumbuhan yang sangat signifikan.
Hingga Mei 2026, total pembiayaan Flexi Gold telah menembus lebih dari Rp43 miliar.
Kinerja positif ini menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas syariah sebagai instrumen lindung nilai dan diversifikasi aset.
Pertumbuhan pembiayaan emas syariah tersebut sejalan dengan tren kenaikan harga emas global yang terus menjadi perhatian investor.
Berdasarkan data Bank Mega Syariah, nilai pembiayaan Flexi Gold secara year to date (ytd) melonjak sekitar seribu enam ratus delapan puluh delapan persen, dibandingkan realisasi sepanjang tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp2,42 miliar.
Kondisi ini mencerminkan semakin kuatnya minat masyarakat terhadap investasi emas di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik dunia.
Bank investasi global UBS bahkan kembali memperbarui prospek pasar komoditas dengan menilai harga emas masih memiliki potensi penguatan dalam jangka menengah hingga panjang.
Meski demikian, volatilitas diperkirakan tetap tinggi dalam jangka pendek akibat perkembangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat.
Digital Business & Product Management Division Head Bank Mega Syariah, Benadicto A. Ferary, mengatakan bahwa tren tersebut menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan emas, tidak hanya sebagai instrumen investasi, tetapi juga sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang.
Baca Juga: Siap-siap Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.733.000 per Gram
“Emas memiliki karakteristik yang relatif stabil dalam jangka panjang dan menjadi salah satu instrumen yang dipertimbangkan masyarakat untuk diversifikasi portofolio," ujar Benadicto dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Menurutnya, melalui Flexi Gold, perusahaan berupaya menghadirkan akses kepemilikan emas yang lebih mudah, aman, dan sesuai prinsip syariah.
Flexi Gold merupakan fasilitas pembiayaan emas berbasis syariah yang memungkinkan nasabah memiliki emas melalui mekanisme yang sesuai dengan prinsip syariah.
Melalui layanan ini, nasabah dapat memperoleh pembiayaan untuk pembelian emas dengan proses yang mudah dan praktis.
Sepanjang periode Januari hingga Mei 2026, Provinsi DKI Jakarta menjadi kontributor terbesar dengan porsi sebesar tiga puluh enam koma enam persen dari total pembiayaan Flexi Gold secara nasional.
Sementara itu, Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur mencatat pertumbuhan paling agresif dengan realisasi pertumbuhan lebih dari dua puluh satu ribu dua ratus delapan puluh tiga persen hingga Mei 2026 secara year to date.
Berita Terkait
-
Bukan Emas, Ini Komoditas yang Diprediksi 'Cuan' di Tengah Perang AS-Iran-Israel
-
Kemendag Ungkap Penyebab Koreksi Harga Emas pada Awal Juni 2026
-
Prabowo Soroti Ketimpangan Ekonomi: RI Kaya Nikel hingga Emas, Rakyat Jangan Hanya Jadi Penonton
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.799.000/Gram Hari Ini
-
Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Sentuh Rp2,88 Juta per Gram
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Rupiah Mulai Bangkit Lawan Dolar AS ke Level Rp18.144, Apa Untungnya untuk Ekonomi?
-
Rupiah Terus Tertekan, Bank Indonesia Sebut Belum Ada Rapat Darurat
-
Sempat Dibuka Hijau, IHSG Akhirnya Berlanjut Melemah
-
Siap-siap Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.733.000 per Gram
-
BRI Permudah Registrasi BRImo di 15 Negara, Pengguna Tembus 47,8 Juta
-
Kabar Reshuffle Direksi PLN Disebut Hoaks, RUPS Baru Digelar 15 Juni
-
Industri Alternatif Rokok Dorong Edukasi Berbasis Sains
-
Harga Emas di Pegadaian Pagi Ini: Antam Mulai Naik, Emas Lain Ada yang Turun
-
8 Calon Emiten Skala Jumbo Mau IPO, Ini Bocorannya
-
Uang Tunai dan Dana Perbankan Tetap Melimpah, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,2%