- Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan dan ekonom Chatib Basri bertemu Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan pada Selasa (6/9/2026).
- Pertemuan tersebut memicu spekulasi mengenai pergantian posisi Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Chatib Basri.
- Luhut menyatakan pertemuan rutin tersebut dilakukan guna melaporkan kondisi ekonomi terkini tanpa membahas isu pergantian menteri.
Saat menjabat sebagai Menkeu itulah Chatib dikenal sebagai spesialis krisis ekonomi. Karena ketika itu, dia ditugaskan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk membawa Indonesia keluar dari krisis ekonomi Taper Tantrum.
Saat itu Indonesia bersama lima negara berkembang lainnya masuk dalam kelompok negara paling rentan terperosok dalam krisis akibat Taper Tantrum - gejolak pasar keuangan global yang dipicu oleh rencana bank sentral Amerika Serikat, untuk mengurangi program stimulus Quantitative Easing.
Keputusan ini memicu kepanikan investor global yang kemudian menarik modal besar-besaran dari negara berkembang (emerging markets), termasuk Indonesia. Adapun Indonesia sangat tergantung pada investasi asing untuk membiayai transaksi berjalan saat itu dan hingga saat ini.
Chatib, seperti yang dijelaskannya di X, pada saat itu menjadi salah satu tokoh kunci untuk membawa Indonesia keluar dari krisis.
"Saat itu rupiah melemah dan kekhawatiran krisis keuangan terjadi. Indonesia dikategorikan masuk ke dalam fragile five. Namun dengan kombinasi pengetatan fiskal, BI menaikkan suku bunga dan expenditure switching policy, Indonesia bersama India berhasil keluar dari fragile five dalam waktu tujuh bulan," terang Chatin.
Salah satu langkah berani Chatib ketika itu adalah mengurangi subsidi BBM dan menggunakan anggarannya untuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat. Berkat langkah-langkah itu, investasi asing pun kembali ke Indonesia.
Berita Terkait
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
-
Chatib Basri, Menkeu Spesialis Krisis Ekonomi, Temui Prabowo di Istana, Luhut Jadi Pendamping
-
Chatib Basri Ungkap Jalan Keluar Krisis Ekonomi saat Rumor Jadi Menkeu: Jangan Naikkan Pajak
-
Jurus Purbaya Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen Sesuai Ambisi Prabowo
-
Rupiah Jebol ke Rp18.000 Karena Fiskal Menkeu Ugal-ugalan, Chatib Basri: Isu Ini Tidak Ditangani!
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
Terkini
-
Kewalahan Rupiah Terus Loyo, BI Keluarkan 5 Jurus
-
Ternyata Selama Ini MinyaKita Dipakai untuk Bansos, Jadinya Langka di Warung
-
IHSG Terlalu Perkasa Hari Ini Naik 7%, Saham BBCA dan BBRI Jadi Buruan
-
BRI Hadirkan QRIS Cross Border BRImo di China, Permudah Transaksi Nasabah di Luar Negeri
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
-
Pemerintah Santai Tanggapi Penurunan Cadangan Devisa RI
-
Chatib Basri, Menkeu Spesialis Krisis Ekonomi, Temui Prabowo di Istana, Luhut Jadi Pendamping
-
Chatib Basri Ungkap Jalan Keluar Krisis Ekonomi saat Rumor Jadi Menkeu: Jangan Naikkan Pajak
-
Gegara BI-Rate Rupiah Bernasib Baik Hari Ini, Tapi Masih Rp 18.000
-
Cadev Turun 1,3 Miliar Dolar AS, Gubernur BI Singgung IMF