Bisnis / Makro
Senin, 15 Juni 2026 | 07:30 WIB
IHSG. [ANTARA].
Baca 10 detik
  • IHSG naik 7,38 persen mencapai level 6.007 poin pada akhir pekan setelah investor domestik menyerap aksi jual asing.
  • Investor mancanegara mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp6,08 triliun selama sepekan, terutama pada saham sektor perbankan big caps.
  • Lompatan IHSG mencerminkan ketangguhan ekonomi nasional serta sentimen positif meredanya tensi geopolitik di pasar ekuitas kawasan Asia.
Ilustrasi bank BRI Semarang Ahmad Yani. [Istimewa]

Daftar 10 Saham dengan Tekanan Jual Asing Terbesar (Sepekan)

Berikut rincian draf urutan emiten yang paling banyak dilepas oleh pemegang modal internasional dalam rentang waktu satu pekan perdagangan:

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): -Rp1,92 triliun
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): -Rp503,3 miliar
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): -Rp412,8... miliar
PT Astra International Tbk (ASII): -Rp382,9 miliar
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): -Rp268,3... miliar
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM): -Rp264,8... miliar
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN): -Rp238,0... miliar
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): -Rp201,5... miliar
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI): -Rp164,5... miliar
PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM): -Rp149,8... miliar

Meskipun laju transaksi harian diwarnai keluarnya modal asing, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menilai bahwa draf lompatan IHSG ini menjadi sinyalemen positif yang mencerminkan kokohnya tingkat kepercayaan investor terhadap prospek makroekonomi nasional.

Optimisme pasar membuktikan bahwa fondasi ekonomi Indonesia serta kinerja keuangan korporasi nasional dinilai sangat tangguh menghadapi ketidakpastian.

Kekuatan pergerakan pasar domestik ini juga selaras dengan iklim positif yang melanda bursa saham di kawasan regional Asia.

Mengutip draf hasil riset dari BNI Sekuritas, pasar ekuitas Asia mencatatkan rally massal dipicu oleh meredanya tensi geopolitik global. Harapan akan segera ditandatanganinya draf perdamaian antara AS dan Iran berimbas pada kejatuhan harga minyak mentah dan pelemahan indeks dolar AS (greenback) serta yield obligasi pemerintah AS.

Teknikal IHSG (IHSG Technical View)

Pada sesi penutupan perdagangan terakhir, IHSG mencatatkan draf lompatan meyakinkan dengan menguat sebesar 2,07 persen untuk parkir di area 6.007,66. Pergerakan positif ini turut disertai dengan masuknya kembali akumulasi beli bersih asing (net buy) senilai kurang lebih Rp287,77 miliar pada akhir perdagangan harian.

Baca Juga: IHSG Tembus Level 6.000 Lagi, Saham BUMI dan BRMS Diburu Investor

Kombinasi data menunjukkan bahwa deretan emiten yang paling banyak diburu oleh modal asing pada momentum pembalikan arah ini dipimpin oleh BBCA, DSSA, TPIA, AMMN, serta BRMS. Secara teknikal, keberhasilan indeks bertahan di atas ambang psikologis 6.000 membuka peluang konsolidasi lanjutan menuju area resistance berikutnya.

Disclaimer: Analisis mengenai fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), rincian data net sell/net buy korporasi sekuritas, ulasan kinerja saham perbankan big caps, serta proyeksi teknikal pasar modal ini disajikan murni sebagai produk jurnalisme informasi ekonomi-bisnis. Konten ini tidak merepresentasikan draf rekomendasi komersial penjualan atau pembelian saham, jaminan keuntungan investasi, ataupun draf instruksi penempatan modal yang mengikat secara hukum bagi pembaca.

Load More