- CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan koreksi pasar modal membuat valuasi emiten Indonesia menjadi sangat kompetitif dan ekonomis bagi investor.
- Investor global cenderung berinvestasi jangka panjang dengan fokus pada fundamental ekonomi makro serta prospek pertumbuhan perusahaan di Indonesia.
- Safari bisnis Danantara kepada 122 investor global berhasil memulihkan kepercayaan serta memperbaiki persepsi pasar terhadap stabilitas ekonomi nasional.
Rosan mengidentifikasi bahwa tekanan koreksi yang melanda pasar modal Indonesia dalam beberapa bulan ke belakang sebenarnya lebih banyak dipengaruhi oleh faktor pergeseran persepsi dan sentimen psikologis pasar, ketimbang degradasi pada sektor fundamental ekonomi riil.
"Kalau kami melihatnya selama ini ini kan sebetulnya adalah lebih persepsi. Lebih banyak karena persepsi, karena kalau kita lihat fundamental kita kan memang secara jangka menengah panjang juga sangat-sangat baik," jelasnya.
Manajemen Danantara menaruh optimisme tinggi bahwa tren pertumbuhan positif di sektor keuangan ini akan terus terjaga secara berkesinambungan apabila pemerintah dan pelaku ekonomi senantiasa mampu memelihara kredibilitas kebijakan, transparansi laporan keuangan, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
"Kalau kami melihat ya ini persepsinya sekarang alhamdulillah sudah ke tren positif and kita harapkan ya tentunya ini terus meningkat," ucap Rosan.
Tag
Berita Terkait
-
IHSG-Rupiah Perkasa, Bos Danantara: Investor Mulai Percaya Terhadap Indonesia
-
Rupiah Menguat dan IHSG Terbang, Apakah Damai AS-Iran Jadi Titik Balik Ekonomi RI?
-
Saham BUMI Meroket Usai Diborong Investor, Target Harganya Masih Tinggi!
-
IHSG Meroket 5 Persen: Transaksi Rp17 Triliun, Ini Saham-saham yang Diborong
-
Prajogo Pangestu Full Senyum, Saham TPIA Paling Diburu Investor Asing di Sesi I
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Selat Hormuz Dibuka, Bahlil Sebut Indonesia Tetap Lanjutkan Kontrak Impor Minyak
-
Bahlil Ungkap Kontrak Batu Bara PLN Kurang 20 Juta Ton, Listrik Bisa Terganggu?
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan Pembiayaan Rp340 Miliar untuk 867 Debitur
-
Biaya Kuliah Meroket, Mahasiswa Minta Dana Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG
-
BRI Hadirkan Cara Baru Menabung Emas Otomatis Saat Transfer di BRImo
-
Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel
-
Indonesia Bidik Turis Tajir, Seaplane Resmi Beroperasi dari Banyuwangi
-
Program Kompor Listrik Masih Digeber Mas Bahlil di 2027, Anggarannya Rp 815 M
-
Tembus Rp1,4 Triiun, Gaji ke-13 untuk TNI-Polri Telah Cair
-
Obral Pamer Danantara, Global Bond Laris Manis