Bisnis / Makro
Senin, 15 Juni 2026 | 19:08 WIB
Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani membesuk korban kecelakaan kereta di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026). [Suara.com/Faqih]
Baca 10 detik
  • CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan koreksi pasar modal membuat valuasi emiten Indonesia menjadi sangat kompetitif dan ekonomis bagi investor.
  • Investor global cenderung berinvestasi jangka panjang dengan fokus pada fundamental ekonomi makro serta prospek pertumbuhan perusahaan di Indonesia.
  • Safari bisnis Danantara kepada 122 investor global berhasil memulihkan kepercayaan serta memperbaiki persepsi pasar terhadap stabilitas ekonomi nasional.

Rosan mengidentifikasi bahwa tekanan koreksi yang melanda pasar modal Indonesia dalam beberapa bulan ke belakang sebenarnya lebih banyak dipengaruhi oleh faktor pergeseran persepsi dan sentimen psikologis pasar, ketimbang degradasi pada sektor fundamental ekonomi riil.

"Kalau kami melihatnya selama ini ini kan sebetulnya adalah lebih persepsi. Lebih banyak karena persepsi, karena kalau kita lihat fundamental kita kan memang secara jangka menengah panjang juga sangat-sangat baik," jelasnya.

Manajemen Danantara menaruh optimisme tinggi bahwa tren pertumbuhan positif di sektor keuangan ini akan terus terjaga secara berkesinambungan apabila pemerintah dan pelaku ekonomi senantiasa mampu memelihara kredibilitas kebijakan, transparansi laporan keuangan, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

"Kalau kami melihat ya ini persepsinya sekarang alhamdulillah sudah ke tren positif and kita harapkan ya tentunya ini terus meningkat," ucap Rosan.

Load More