Bisnis / Makro
Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB
Warga mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]
Baca 10 detik
  • IHSG diprediksi bergerak bervariasi dengan penguatan terbatas pada perdagangan awal pekan, Senin, 22 Juni 2026 di Bursa Efek Indonesia.
  • Ketidakpastian geopolitik AS-Iran dan penguatan indeks dolar AS memicu kekhawatiran pelaku pasar akan potensi keluarnya arus modal asing.
  • Investor domestik menyeimbangkan pasar melalui aksi beli saham berdividen tinggi di tengah analisis teknikal yang menunjukkan sinyal bervariasi.

"Kami melihat pasar berpotensi bereaksi negatif apabila penandatanganan kesepakatan AS-Iran gagal dan Selat Hormuz kembali ditutup. Di sisi lain, penguatan indeks dolar AS berpotensi mendorong aksi investor asing, sementara saham-saham dengan dividend yield tinggi dapat menjadi perhatian pasar,"

Rekomendasi Saham Kiwoom Sekuritas

Menghadapi pergerakan pasar yang fluktuatif, Kiwoom Sekuritas Indonesia memberikan sejumlah rekomendasi saham pilihan berdasarkan kalkulasi teknikal bagi para trader dan investor.

Strategi yang disarankan cenderung memanfaatkan momentum penembusan level resistensi (breakout) dan pembelian spekulatif pada area support:

WIFI: Direkomendasikan dengan strategi buy on break apabila pergerakan harga saham berhasil menembus dan bertahan di level 1.735.

HMSP: Direkomendasikan untuk speculative buy, memanfaatkan potensi pantulan teknikal dari emiten barang konsumsi ini.

LSIP: Direkomendasikan dengan strategi buy on break jika harga mampu melewati level 1.315 secara solid.

Disclaimer: Artikel ini memuat informasi, proyeksi, dan analisis pasar saham yang disajikan murni untuk tujuan edukasi serta referensi informasi finansial. Segala bentuk rekomendasi saham, analisis teknikal, maupun sentimen geopolitik yang dijabarkan bukan merupakan instruksi atau paksaan untuk melakukan transaksi jual-beli. Keputusan investasi saham dan kripto mengandung risiko kerugian finansial yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu.

Baca Juga: Lingkar Dalam Prabowo Bikin Investor Waswas, Rupiah dan IHSG Kena Tekanan

Load More