Bisnis / Keuangan
Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:09 WIB
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Rupiah menguat ke level Rp17.922 per dolar AS pada penutupan perdagangan hari Jumat, 26 Juni 2026.
  • Penguatan nilai tukar rupiah terjadi karena penurunan harga minyak dunia serta melemahnya indeks dolar AS saat ini.
  • Analis memprediksi rupiah akan bergerak fluktuatif pada pekan depan akibat kewaspadaan investor terhadap data ekonomi yang penting.

Suara.com - Nilai tukar rupiah perkasa terhadap dolar AS, pada penutupan perdagangan, Jumat (26/6/2026). Padahal, mata uang Garuda saat dibuka sempat melemah.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp17.922 per dolar AS ataumenguat tipis 21 poin atau 0,12 persen

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan nilai tukar rupiah berotot imbas harga minyak dunia yang terus merosot.

"Penguatan ini didukung oleh penurunan pada indeks dolar AS, dengan investor menurunkan prospek kenaikan suku bunga the Fed seiring harga minyak mentah dunia yang terus menurun," ujarnya saat dihubungi Suara.com.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Namun, rupiah masih diprediksi melemah pekan depan. Lantaran, investor masih bersikap waspada, mengantisipasi serangkaian data ekonomi penting baik dari internal maupun eksternal.

"Investor juga terus memantau sentimen di pasar ekuitas yang dari volatilitas saham-saham teknologi dan AI. Rupiah diperkirakan juga akan volatile Senin dalam rentang Rp 17.900 - Rp18.000," jelasnya.

Mata uang asia lainnya juga ikut menguat seperti rupiah pada hari ini. Salah satunya ringgit Malaysia melonjak 0,6 persen.

Selanjutnya ada won Korea Selatan yang terkerek 0,26 persen dan dolar Singapura menanjak 0,1 persen Diikuti, yen Jepang yang terangkat 0,09 persen. Berikutnya, peso Filipina ditutup menguat tipis 0,01 persen terhadap the greenback.

Sedangkan, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ditutup turun 0,097 persen.

Baca Juga: Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed

Disusul, yuan China dan baht Thailand yang sama-sama terkoreksi 0,08 persen. Lalu, dolar Hong Kong melemah tipis 0,02 persen.

Load More