- Rupiah menguat ke level Rp17.922 per dolar AS pada penutupan perdagangan hari Jumat, 26 Juni 2026.
- Penguatan nilai tukar rupiah terjadi karena penurunan harga minyak dunia serta melemahnya indeks dolar AS saat ini.
- Analis memprediksi rupiah akan bergerak fluktuatif pada pekan depan akibat kewaspadaan investor terhadap data ekonomi yang penting.
Suara.com - Nilai tukar rupiah perkasa terhadap dolar AS, pada penutupan perdagangan, Jumat (26/6/2026). Padahal, mata uang Garuda saat dibuka sempat melemah.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp17.922 per dolar AS ataumenguat tipis 21 poin atau 0,12 persen
Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan nilai tukar rupiah berotot imbas harga minyak dunia yang terus merosot.
"Penguatan ini didukung oleh penurunan pada indeks dolar AS, dengan investor menurunkan prospek kenaikan suku bunga the Fed seiring harga minyak mentah dunia yang terus menurun," ujarnya saat dihubungi Suara.com.
Namun, rupiah masih diprediksi melemah pekan depan. Lantaran, investor masih bersikap waspada, mengantisipasi serangkaian data ekonomi penting baik dari internal maupun eksternal.
"Investor juga terus memantau sentimen di pasar ekuitas yang dari volatilitas saham-saham teknologi dan AI. Rupiah diperkirakan juga akan volatile Senin dalam rentang Rp 17.900 - Rp18.000," jelasnya.
Mata uang asia lainnya juga ikut menguat seperti rupiah pada hari ini. Salah satunya ringgit Malaysia melonjak 0,6 persen.
Selanjutnya ada won Korea Selatan yang terkerek 0,26 persen dan dolar Singapura menanjak 0,1 persen Diikuti, yen Jepang yang terangkat 0,09 persen. Berikutnya, peso Filipina ditutup menguat tipis 0,01 persen terhadap the greenback.
Sedangkan, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ditutup turun 0,097 persen.
Baca Juga: Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
Disusul, yuan China dan baht Thailand yang sama-sama terkoreksi 0,08 persen. Lalu, dolar Hong Kong melemah tipis 0,02 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih
-
Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit
-
Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar
-
Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China
-
Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?
-
Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?
-
Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI
-
7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?
-
Tarif KOL Capai Rp 150 Juta, Startup Ini Pilih Bayar Konsumen Biasa
-
MIND ID Percepat Pemulihan Ekosistem Lewat Reklamasi dan Rehabilitasi DAS Skala Besar