Bisnis / Keuangan
Selasa, 07 Juli 2026 | 09:15 WIB
IHSG bergerak dua arah pada pagi ini. [Antara]
Baca 10 detik
  • IHSG dibuka menguat ke level 5.933 pada Selasa, 7 Juli 2026, namun terkoreksi menjadi 5.909 pukul 09.06 WIB.
  • Sebanyak 1,51 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp790,70 miliar serta frekuensi 120.820 kali pada sesi tersebut.
  • Samuel Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak terbatas atau sideways akibat pengaruh sentimen pasar global dan regional yang bercampur.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat dibuka menguat pada awal perdagangan, Selasa, 7 Juli 2026. IHSG dibuka menghijau ke level 5.933.

Mengutip data Stockbit, namun, hingga pukul 09.06 WIB, IHSG justru meloyo ke zona merah 0,11 persen ke level 5.909.

Pada perdagangan waktu itu sebanyak 1,51 miliar lembar saham diperdagangkan dengan nila transaksi mencapai Rp 790,70 miliar serta frekuensi sebesar 120.820 kali.

Di waktu itu, terdapat 266 saham menghijau, sedangkan, 210 saham merosot. Sisanya, 485 saham masih belum bergerak alias stagnan.

IHSG bergerak dua arah pada pagi ini.  Foto Rina-Suara.com

Adapun, berikut beberpa saham yang Top Gainer dan Loser di waktu itu:

Top Gainer

  • JELI
  • JECX
  • AKSI
  • YUPI
  • LAND

Top Loser

  • TRUS
  • BALI
  • MTWI
  • RGAS
  • SGRO

Proyeksi IHSG

IHSG diperkirakan bergerak terbatas atau sideways pada perdagangan hari ini, di tengah sentimen yang masih bercampur dari pasar global maupun regional.

Baca Juga: BBCA Diborong, BMRI Dilepas Asing Saat IHSG Ditutup Menguat

Dalam riset hariannya, Samuel Sekuritas menyebutkan pergerakan IHSG masih akan dipengaruhi oleh berbagai sentimen eksternal yang belum sepenuhnya memberikan arah yang jelas bagi pasar.

"Hari ini, kami memperkirakan IHSG bergerak sideways di tengah sentimen yang mixed dari pasar global dan regional," tulis Samuel Sekuritas dalam risetnya.

Meski demikian, bursa saham Amerika Serikat berhasil ditutup di zona hijau pada perdagangan Senin (6/7/2026).

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 0,29 persen ke level 53.056, sementara S&P 500 menguat 0,72 persen ke posisi 7.537. Adapun Nasdaq melesat 1,12 persen seiring rebound saham-saham sektor semikonduktor.

Dow Jones bahkan mencatat sejarah baru dengan ditutup di atas level 53.000 untuk pertama kalinya setelah menguat sekitar 150 poin.

Di pasar obligasi, imbal hasil (yield) US Treasury tenor 10 tahun turun 0,31 persen menjadi 4,469 persen. Sementara itu, indeks dolar Amerika Serikat (US Dollar Index/DXY) berada di level 100,85.

Load More