- Kopdes Melawai akui sulit bersaing dengan Indomaret di kawasan komersial.
- Laba enam bulan baru Rp78 ribu karena minim modal dan sistem konsinyasi.
- Pengurus belum digaji, berharap pemerintah memberi tambahan modal usaha.
"Rokok enggak boleh jualan. Padahal banyak juga yang nanyain," katanya.
Ia juga mengaku pasokan beberapa kebutuhan pokok seperti beras, tepung, dan minyak goreng sempat terlambat datang dari pemasok sehingga memengaruhi penjualan.
Sementara itu, produk kebutuhan rumah tangga seperti sabun, pasta gigi, hingga sikat gigi belum tersedia karena keterbatasan modal.
Minta Dukungan Modal Pemerintah
Paiman berharap pemerintah dapat memberikan tambahan permodalan agar koperasi mampu membeli stok barang sendiri dan memperluas jenis produk yang dijual.
Menurutnya, selama hanya mengandalkan sistem konsinyasi, ruang gerak koperasi sangat terbatas.
"Nanti kalau ada modal dari pemerintah, baru kita bisa beli barang sendiri, sistem putus," katanya.
Ia juga mengungkapkan hingga kini para pengurus koperasi belum menerima gaji selama enam bulan terakhir karena SHU yang diperoleh masih sangat kecil.
"Pengurus belum digaji enam bulan. Gajinya dari sisa hasil usaha. Kalau SHU baru Rp78 ribu ya mana cukup dibagi," ujarnya.
Baca Juga: Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji
Paiman menambahkan, kondisi tersebut bukan hanya dialami koperasi yang dikelolanya, melainkan juga disebut terjadi pada sejumlah koperasi lain di wilayah Kebayoran Baru yang masih dalam tahap awal pengembangan usaha.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000
-
Jadwal Stock Split Saham RMKE
-
Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang
-
BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo
-
Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun
-
Regulasi Nikotin Berpotensi Goyang Industri Hasil Tembakau, Petani Paling Terdampak
-
Demi Rogoh Dividen EXCL, Emiten Sinarmas DSSA Akuisi Saham Pengendalinya Rp4 Triliun
-
Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini
-
BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling
-
Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji