- Bayer Angkat Simon Rosof Pimpin Asia Pasifik, Fokus Perluas Akses Obat Inovatif
- Bayer Percaya Simon Rosof Nahkodai Bisnis Farmasi Asia Pasifik Mulai Juli 2026
- Bayer Perkuat Ekspansi di Asia Pasifik, Simon Rosof Resmi Jadi Kepala Divisi Farmasi
Rosof mengatakan dirinya melihat Asia Pasifik sebagai kawasan dengan peluang pertumbuhan yang sangat besar, baik dari sisi inovasi maupun perluasan akses layanan kesehatan.
Menurutnya, meningkatnya kebutuhan terhadap terapi inovatif memberikan kesempatan bagi Bayer untuk menghadirkan lebih banyak obat baru kepada masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor kesehatan.
"Kawasan ini memiliki sejumlah sistem layanan kesehatan paling inovatif di dunia serta populasi pasien yang sangat beragam. Seiring meningkatnya kebutuhan terhadap pengobatan inovatif, kita memiliki peluang untuk memperluas akses pasien terhadap terapi, memperkuat kemitraan di seluruh ekosistem layanan kesehatan, serta menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi lebih banyak masyarakat di kawasan ini," ujar Rosof.
Ia menambahkan Bayer akan melanjutkan fondasi bisnis yang telah dibangun selama ini sekaligus membuka babak baru pertumbuhan perusahaan melalui inovasi, kolaborasi, dan perluasan akses terhadap obat-obatan modern di kawasan Asia Pasifik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto