- Indeks Harga Saham Gabungan di Indonesia melonjak menguat ke level 5.030 pada penutupan perdagangan Kamis, 5 November 2026.
- Penguatan pasar saham dipicu oleh optimisme pemilu paruh waktu Amerika Serikat serta data pertumbuhan ekonomi kuartal III 2026.
- Nilai tukar rupiah turut mencatatkan penguatan sebesar 0,49 persen mencapai level Rp18.059 per dolar Amerika Serikat.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meroket tinggi pada penutupan, Kamis (5/11/2026). Indeks ditutup menguat 2,25 persen ke level 5.030.
Berdasarkan data Phintraco Sekuritas, penguatan IHSG didorong optimisme pasar terhadap hasil pemilu paruh waktu atau midterm election Amerika Serikat (AS), yang dimenangkan Partai Demokrat. Sentimen tersebut mendorong koreksi harga minyak dunia sekaligus memicu penguatan harga emas.
Selain faktor eksternal, data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2026 yang tercatat di atas estimasi turut menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG.
Seluruh sektor saham berhasil menguat pada perdagangan kali ini. Kontribusi penguatan terbesar berasal dari saham-saham sektor bahan baku atau basic materials.
Di pasar valuta asing, rupiah juga mencatatkan penguatan sebesar 0,49 persen ke level Rp18.059 per dolar AS.
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas mencatat IHSG berhasil ditutup di atas level Moving Average (MA) 3 dan MA 5.
Apabila mampu bertahan di atas level 5.000, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dan menguji area resistance di kisaran 5.100 hingga 5.125 pada perdagangan berikutnya.
Ringkasan Perdagangan IHSG Hari Ini:
- IHSG: 5.030, Naik 110,494 poin (+2,246 persen)
- Tertinggi: 5.072
- Terendah: 4.995
- Pembukaan: 4.998
- Nilai transaksi: Rp9,54 triliun
- Volume transaksi: 21,79 miliar saham
- Frekuensi transaksi: 1.260.013 kali
Saham Top Value
- BBCA: Rp5.125 (+3,96 persen)
- BBRI: Rp2.710 (+0,74 persen)
- BMRI: Rp3.610 (+0,28 persen)
Saham Top Volume
- BUMI: Rp118 (+1,72 persen)
- GOTO: Rp24 (0,00 persen)
- BUVA: Rp258 (turun 3,73 persen)
Saham Top Gainers LQ45
- MDKA: Rp2.130 (naik 15,76 persen)
- AMMN: Rp3.660 (naik 8,28 persen)
- AMRT: Rp940 (naik 8,05 persen)
Saham Top Losers LQ45
- BRPT: Rp910 (turun 6,67 persen)
- AADI: Rp10.250 (turun 3,53 persen)
- EXCL: Rp1.510 (turun 3,21 persen)
Saham Top Gainers Jakarta Islamic Index (JII)
- RATU: Rp2.120 (naik 16,80 persen)
- MDKA: Rp2.130 (naik 15,76 persen)
- ARCI: Rp975 (naik 12,07 persen)
Saham Top Losers Jakarta Islamic Index (JII)
- AADI: Rp10.250 (turun 3,53 persen)
- EXCL: Rp1.510 (turun 3,21 persen)
- MEDC: Rp1.210 (turun 2,42 persen)
Sektor Saham Menguat
- IDX Basic Materials: naik 3,78 persen
- IDX Industrials: naik 2,81 persen
- IDX Non-Cyclicals: naik 2,43 persen
Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.