Nama Ratu Tisha pada hari ini, Sabtu (15/10) jadi trending topic. Publik di laman media sosial Twitter menggaungkan nama Ratu Tisha untuk kembali ke sepak bola Indonesia.
Ratu Tisha kemudian digadang-gadang untuk kembali ke PSSI.Ia dianggap memiliki kemampuan untuk bisa mengangkat lagi derajat PSSI yang sekarang jatuh pasca tragedi Kanjuruhan.
Menarik jika mendorong Ratu Tisha atau sosok perempuan lain untuk menjadi ketum PSSI. Berikut Ratu Tisha dan empat wanita lain yang bisa gantikan Iwan Bule sebagai ketum PSSI.
1. Ratu Tisha
Ratu Tisha merupakan jebolan FIFA Master tersebut bukanlah orang baru di sepakbola, ia sempat menjabat Direktur Kompetisi dan Operasional PT Gelora Trisula Semesta, operator Indonesia Soccer Championship 2016.
Lahir dari pasangan Tubagus Adhe dan Venia Maharani, Tisha menyelesaikan pendidikan sarjananya di Institut Teknologi Bandung jurusan Matematika. Sejak masih duduk di bangku sekolah sampai kemudian berkuliah, Tisha menggemari olahraga sepak bola bukan sebagai pemain melainkan sebagai manajer yang turut membangun serta membina tim dari dasar.
Untuk menambah ilmu dan wawasan ia juga mengikuti beragam seminar sepak bola internasional yang diadakan di Jepang, Belgia dan Denmark. Ia juga mendapat informasi tentang program FIFA Master yang disponsori FIFA.
Berbekal portofolio dari kegiatan seminar yang dia ikuti, Tisha kemudian mendaftar dan mengikuti tes program FIFA Master. Dari 6.400 pendaftar, akhirnya hanya 28 orang yang diterima, termasuk Tisha.
Berbekal ilmu yang ia dapat selama di FIFA, Tisha lantas dipercaya untuk berperan dalam persepak-bolaan Indonesia yang salah satunya adalah menjadi Direktur Kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) pada tahun 2016.[2] Sukses dari gelaran acara tesebut, Tisha lantas diangkat menjadi Sekretaris Jenderal PSSI periode 2017-2020.[3]
Baca Juga: Shin Tae-yong Bawa Indonesia Meroket, Warganet Ucapkan Terima Kasih ke Ratu Tisha
Tisha mengundurkan diri sebagai sekjen PSSI pada tanggal 13 April 2020. Sepuluh bulan sebelumnya, Ia terpilih sebagai Wakil Presiden AFF.
2. Liana Tasno
Liana Tasno sudah cukup dikenal pencinta sepak bola nasional. Pada pertengahan 2018 lalu, ia daulat menjadi manajer brand dan komunikasi di PSSI.
Di PSIM, perempuan lulusan Universitas Tarumanagara ini menduduki posisi sebagai wakil direktur komersil pada 2019.
Bicara soal tantangan menjadi wakil direktur komersil di PSIM Yogyakarta, Liana mengatakan sebagai klub liga 2 banyak sponsor yang memandang sebelah mata. Justru hal ini yang dimanfaatkan Liana untuk bisa menarik sponsor.
Sekedar informasi, salah satu terobosan yang dilakukan PSIM Yogyakarta terkait sisi komersil dan branding ialah memproduksi jersey secara mandiri.
Tag
Berita Terkait
-
Dongkel Iwan Bule sebagai Ketum PSSI Bukan Solusi, Jokowi Harus Tiru Australia: Bubarkan Federasi Bola
-
Walaupun Tragedi Kanjuruhan Menjadi Pemberitaan Dunia, Indonesia Tetap Menjadi Tuan Rumah Piala Dunia 2023
-
Menpora Digeruduk Warganet Gegara Minta Pemerintah Tak Campuri PSSI, 'Mana Rasa Kemanusiaanmu?'
-
AFC Tak Lagi Sebut Indonesia Sebagai Calon Tuan Rumah Piala Asia 2023, Mundur Gara-gara Tragedi Kanjuruhan?
-
Moral Jadi Alasan Iwan Bule dan Jajarannya Harus Mundur dari PSSI
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
Nyawa Seharga Buku: Tragedi Siswa SD di NTT, Sesuram Itukah Pendidikan Indonesia?
-
Inara Rusli dan Insanul Fahmi Tak Semesra Awal-Awal Nikah, Pasrah Bila Diceraikan
-
5 Fakta Bocah 7 Tahun Tewas Hanyut di Selokan Driyorejo Gresik
-
Sinyal Kehadiran Denza B5 di Indonesia Semakin Dekat, Debut di IIMS 2026 ?
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
Bedah Buku Stolen Focus: Rahasia di Balik Algoritma yang Membuat Kita Kecanduan
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dapat Gaji Besar di Super League, Pemain Keturunan Rela Alami Kemunduran Karier