Tragedi Itaewon menyambut perayaan Halloween tercatat mulai terjadi sekitar pukul 22:15 waktu setempat pada tanggal 29 Oktober 2022. Menurut laporan Chosun.com, di waktu itu pihak terkait menerima laporan soal kondisi berdesakan di kawasan Itaewon.
"Laporan pertama mulai masuk pada pukul 22:15 waktu setempat. Lalu muncul lagi laporan yang sama pada pukul 23:30 waktu setempat dengan menyebarnya foto dan video kondisi para pengunjung di Itaewon," tulis laporan media Korsel tersebut.
Laporan Chosun menyebutkan bahwa pihak berwenang pertama kali mendapat laporan kematian pada 30 Oktober 2022 sekitar pukul 01:47 waktu setempat.
"Laporan kematian pertama dikonfirmasi pada pukul 01:47 pada tanggal 30. Saat itu petugas pemadam kebakaran menyebut ada dua orang tewas dan 23 lainnya luka-luka,"
"Namun 30 menit kemudian, jumlah korban tewas terus bertambah menjadi 59 orang tewas serta 150 lainnya luka-luka. Pihak pemadam kebakaran menyebut bahwa mayoritas korban masih berusia 20 tahun,"
Korban tragedi Itaewon terus bertambah. Berdasarkan laporan terakhir pada 30 Oktober 2022 pukul 09:30 waktu setempat, korban tewas kini bertambah menjadi 151 orang.
Sebelumnya data korban tewas ialah 149 orang. Data 149 orang tewas ini pada pukul 06:00 waktu setempat.
"Pukul 09:30 pada tanggal 30, pemadam kebakaran mengumumkan bahwa jumlahh korban tewas adalah 151 bertambah dua orang dari data pukul 06:00 pagi. Sebagian besar korban masih berusia 20 tahunan,"
Salah seorang pejabat kepolisian mengatakan kepada SBS News bahwa kondisi jalan saat itu sangat licin akibat banyaknya alkohol yang tertumpah.
Baca Juga: Tragedi Halloween Itaewon Tewaskan Ratusan Orang, 50 Alami Henti Jantung
"Kondisi jalan di lokasi sangat licin dan alkohol serta cairan lain tergenang di lantai hingga membuat banyak orang tergelincir," jelas pejabat kepolisian Korsel tersebut.
Bencana yang terjadi di Itaewon sendiri terpusat di sebuah gang sempit di jalan antara Stasiun Itaewon Pintu Keluar 1 dari World Food Street di belakang Hotel Hamilton.
Kontur jalan di area tersebut menurun yang curam dan memiliki panjang 45 km dengan lebar hanya 4 meter.
Tag
Berita Terkait
-
Petaka Pesta Halloween di Korea Selatan Tewaskan 149 Orang, KBRI: 'Belum Diketahui Adanya WNI yang Jadi Korban'
-
Ada WNI Dalam Tragedi Halloween di Korsel? Ini Penjelasan KBRI
-
Tragedi Halloween Itaewon Tewaskan Ratusan Orang, 50 Alami Henti Jantung
-
Halloween Korsel Berujung Tragedi, 149 Orang Tewas Terinjak-injak
-
Halloween Mencekam di Itaewon Korea, Ratusan Orang Tewas, 82 Terluka
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Lini Depan Timnas Indonesia Memanas, Striker Rp 43,45 Miliar Berdarah Jogja Siap Geser Ole Romeny
-
Pesan Risol Bu Tatu, Influencer Kaget Dapat Versi KW
-
Kevin Diks Gagal Bawa Poin, Monchengladbach Terkapar di Markas Freiburg Akibat Gol Rebound Ginter
-
Barcelona Gusur Madrid, Gol Roket Fermin Lopez Hancurkan Pertahanan Levante
-
Inter Milan Siap Balas Dendam, Chivu Sebut Peluang Singkirkan Bodoe Glimt Masih Sangat Terbuka Lebar
-
Hasil Liga Inggris: Gol Telat Guessand Benamkan Wolves, Fulham Sukses Hancurkan Sunderland
-
Diskon 5 Persen, Pemprov Jateng Berlakukan Pengurangan Pajak Kendaraan Bermotor
-
Viral, Bule Ngamuk Bawa Parang karena Terganggu Suara Tadarus Musala
-
Jawa Tengah Siaga! BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir pada 23 Februari 2026
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Bersama Taspen, Kuota 100 Ribu Pemudik