Metro.Suara.com - Perayaan Halloween di Itaewon, Korea Selatan berujung maut. Korban tewas dalam perayaan Halloween ini sebanyak 149 orang.
Sebelumya, korban tewas sebanyak 146 orang dan 150 orang lainnya terluka akibat berdesakan.
Dilansir dari sejumlah sumber, pada Minggu (30/10/2022), Kepala Stasiun Pemadam Kebakaran, Yongsan, mengatakan sebanyak 65 orang terluka dalam tragedi itu. Sebanyak 19 orang diantaranya dalam kondisi kritis dan menerima perawatan darurat.
Pada tahun-tahun sebelum pandemi, distrik Itaewon adalah tujuan untuk merayakan Halloween di Korea Selatan.
Mulanya, data korban tewas yang dilaporkan sebanyak 59 orang dan 150 terluka. Satu jam berselang, jumlah korban tewas melonjak menjadi 120.
Pejabat Departemen Pemadaman Kebakaran Korsel, Choi Seong-beom menjelaskan sebab banyaknya korban jiwa yang berjatuhan.
"Banyaknya korban jiwa akibat banyak yang terinjak-injak saat acara Halloween," katanya, seperti kepada awak media yang dikutip pada Minggu pagi.
Guna mengevakuasi para korban, 140 ambulans dikirimkan ke Itaewon. Para personel polisi dan pekerja medis yang memindahkan korban luka dengan tandu ke mobil ambulans yang berbaris.
Dalam unggahan video yang tersebar di media sosial, terlihat pekerja medis dan pejalan kaki melakukan CPR pada orang-orang yang tergeletak di jalanan. Selain itu, para medis juga terlihat memeriksa kondisi belasan orang yang terbaring tak bergerak.
Polisi membatasi lalu lintas di daerah terdekat agar mempercepat transportasi ambulans ke rumah sakit di seluruh kota. (*)
Baca Juga: Bertemu Masyarakat Indonesia di New York, Airlangga Hartato Diskusikan Berbagai Isu
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Jangan Sampai Kehabisan! Promo Indomaret Terbaru April Banyak Diskon Besar & Beli Gratis
-
Cek Fakta: Heboh Donasi Fantastis ke Iran dari Warga RI, Benarkah atau Hoaks?
-
Review Jujur Sepatu Lari Murah di Decathlon, Layakkah Dipakai Lari 5 Km Setiap Pagi di 2026?
-
Siswa SMP Islamic Center Siak Meninggal Kena Ledakan Senapan 3D saat Ujian Praktik
-
Bayi di Kampar Diberi Nama Ali Khamenei, Langsung Didatangi Kedubes Iran
-
Cara Memilih Sunscreen Spray yang Tidak Merusak Makeup di 2026, Lengkap dengan Rekomendasi Produknya
-
L'Oreal Brandstorm 2026: Anak Muda ITB Wakili Indonesia ke Paris Lewat Inovasi Parfum Pintar
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle