Suara.com - Pelatih Tim Nasional (Timnas) U-19 Indra Sjafri menyeleksi empat pemain baru yang terpantau dari laga uji coba selama menjalani Tur Nusantara di Pulau Jawa pada Februari lalu.
Badan Tim Nasional (BTN) PSSI dalam keterangan tertulis, Rabu (5/3/2014), menyebutkan keempat pemain yang dipanggil ikut seleksi itu, masing-masing Fahmi Al Ayubbi (Pra-PON Jatim), Martinus (Pra-PON DIY), Muhammad Hamdan Zamzami (PSS Sleman), dan Muhammad Rio Saputra (Persijap U-21).
Menurut Indra Sjafri, pemanggilan keempat pemain tersebut bukan otomatis perekrutan ke dalam tim "Garuda Muda", melainkan untuk diseleksi dengan serangkaian tes.
"Kalau dari hasil tes memenuhi kualifikasi, mereka akan bergabung. Tapi, kalau belum memenuhi kualifikasi, akan dikembalikan ke klub atau daerahnya, karena Timnas menggunakan standar yang tinggi dan terukur," katanya.
Serangkaian tes yang akan dijalani keempat pemain itu, meliputi tes fisik, psikologi dan taktik permainan. Selain itu, mereka juga harus melalui tes kesehatan, seperti tes darah, narkoba dan MRI.
Indra Sjafri menambahkan pemanggilan pemain baru untuk seleksi masuk Timnas U-19 akan dilanjutkan pada tahap berikut sekitar Mei dan Juni, karena Evan Dimas dan kawan-kawan masih akan menjalani Tur Nusantara di luar Jawa mulai pertengahan Maret ini.
Selama uji coba di Pulau Jawa, Timnas U-19 menjalani sebanyak 10 pertandingan dengan hasil meraih tujuh kemenangan dan tiga kali hasil imbang.
Setelah laga uji coba terakhir melawan Persewangi Banyuwangi pada Senin (3/3), rombongan Timnas U-19 kembali menjalani pemusatan latihan di Sidoarjo untuk persiapan menuju Kalimantan Timur pada akhir pekan ini. (Antara)
Berita Terkait
-
Resmi Diputus Kontrak oleh PSSI, Masa Kejayaan Indra Sjafri Telah Usai?
-
Gagal Total di SEA Games, Timnas Indonesia U-22 Kini Terancam Sanksi dari Kemenpora
-
Gagal di Sea Games 2025, Legenda Timnas Agung Setyabudi Sebut Era Indra Sjafri Telah Berakhir
-
Rapor Merah Timnas Indonesia U-22: Indra Sjafri Lebih Buruk dari Gerald Vanenburg
-
Bakal Tentukan Pelatih Anyar dalam Waktu Dekat, PSSI Harus Belajar dari Kasus STY dan Indra Sjafri
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Ultimatum The Jakmania! Diky Soemarno Minta Persija Tak Boleh Seri atau Kalah Lagi demi Gelar Juara
-
Keputusan Pelatih Ipswich Town Buka Peluang Elkan Baggott Kembali ke Timnas Indonesia
-
Kalah dari Ratchaburi FC, Umuh Muchtar Nilai Persib Bandung Tidak Beruntung
-
Manajer Timnas Indonesia Kena Denda Ratusan Juta, Sumardji Akui Salah Namun Ogah Tinggalkan Pemain
-
Alasan Sumardji Kukuh Dampingi Timnas Indonesia Meski Sanksi 20 Laga
-
Dulu Juara Bulu Tangkis, Pemain Keturunan Indonesia Dipanggil Bela Belanda, PSSI Kecolongan?
-
Luke Vickery Akui Sudah Dihubungi John Herdman, Peluang Bela Timnas Indonesia Terbuka
-
Bruno Gomes Datang, Berikut Daftar 11 Pemain Asing Persis Solo
-
Gol Dianulir VAR, Gustavo Almeida Tegaskan Persija Belum Menyerah Kejar Gelar BRI Super League