Suara.com - Timnas Indonesia U-19 dijadwalkan menjalani empat pertandingan ujicoba selama menjalani Tur Timur Tengah (Timteng) dari 5 hingga 21 April. Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri akan membawa 29 pemainnya dalam tur tersebut.
Pelatih Indra Sjafri telah memilih para pemain dalam turnya ke Timur Tengah yang merupakan persiapkan untuk Piala AFC 2014. Ke-29 pemain tersebut adalah yang selama ini menjalani pemusatan latihan sejak Desember 2013.
"Semua pemain lama berangkat termasuk jajaran pelatih. Untuk pemain baru hasil Tur Nusantara tidak ikut," katanya di Kantor PSSI Senayan Jakarta.
Berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Tim Nasional (BTN), pertandingan ujicoba pertama bagi Evan Dimas dan kawan-kawan adalah melawan Timnas Oman U-19 di Stadion Qaboos (tentative), Muscat Oman, 9 April.
Setelah itu tim yang diharapkan bisa lolos ke Piala Dunia U-20 itu akan terbang ke Dubai Uni Emirat Arab untuk menghadapi Timnas U-19 negara setempat. Pertandingan sendiri dilakukan dua kali yaitu 14 dan 16 April.
Pertandingan terakhir Tur Timur Tengah ini adalah melawan salah satu klub yaitu Al Shaba U-19. Setelah itu rombangan Tim Garuda Jaya ini akan kembali ke Tanah Air 21 April nanti.
"Dengan tur ini diharapkan kekurangan selama Tur Nusantara bisa diperbaiki. Kami berharap semua pemain bisa bermain dengan maksimal," kata Indra Sjafri menambahkan.
Tim Indonesia U-19 selama Tur Nusantara menjalani 13 pertandingan dengan 10 kemenangan dan tiga kali seri. Salah satu kekurangan yang harus dibenahi adalah produktifitas gol yaitu hanya 21 dari 207 peluang.
Sebelum menjalani Tur Timur Tengah, pemain dan official yang muslim akan menjalani ibadah umroh. Sesuai dengan rencana rombongan pertama akan bertolak menuju Tanah Suci Mekkah, Selasa (1/4).
Sedangkan empat pemain non muslim dan satu official akan langsung menyusul ke Muscat Oman, 5 April. Setelah itu semua pemain akan kembali menjalani latihan sebelum menjalani pertandingan ujicoba pertama melawan Timnas Oman U-19, 9 April. (Antara)
Berita Terkait
-
Tanpa Matthew Baker dan Mierza? Bongkar Alasan Dua Pilar Utama Absen di Timnas U-19 Jelang AFF 2026!
-
Indra Sjafri dan Perjalanan Pengabdian 14 Tahun untuk Tanah Air yang Berakhir Antiklimaks
-
Dulu Bintang, Beberapa Pemain Timnas Indonesia U-19 Era Evan Dimas Kini Jauh dari Sepak Bola
-
Evan Dimas Meriahkan Festival Sepak Bola Rakyat Coca Cola di Labuan Bajo
-
Tukang Jagal Evan Dimas di SEA Games 2019 Alami Nasib Miris, Kondisinya Bikin Elus Dada
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar