Suara.com - Pemerintah Brasil bakal mengerahkan 157.000 tentara dan polisi untuk memastikan keamanan selama penyelenggaraan Piala Dunia yang digelar selama 20 hari.
Kementerian Pertahanan Brasil mengatakan akan mengerahkan kekuatan 57.000 persnonil angkatan laut, angkatan darat dan udara, termasuk 21.000 orang yang akan bersiaga.
Kementerian juga telah menghabiskan dana 322 juta dolar AS sejak 2012 untuk memodernisasi kekuatan pengamanan turnamen sepak bola sejagat yang berlangsung dari 12 Juni-13 Juli.
Menteri Kehakiman Jose Eduardo Cardozo mengatakan, dia tidak percaya demonstrasi dan pemogokan di Brasil baru-baru ini akan meningkat ke aksi kekerasan seperti tahun lalu selama Piala Konfederasi.
Aksi-aksi protes itu menarik satu juta orang ke jalan dan berubah menjadi kekerasan pada saat itu, memalukan penyelenggara turnamen.
"Keyakinan kami adalah bahwa (protes) itu akan lebih kecil dari Juni lalu. Tetapi kami siap untuk menghadapi setiap situasi," kata Cardozo kepada wartawan pada konferensi pers bersama dengan Menteri Pertahanan Celso Amorim, Jumat (23/5/2014) waktu setempat.
Para pengunjuk rasa memprotes kebijakan Pemerintah Brasil yang menggelontorkan lebih dari dari 11 miliar dolar buat menjadi tuan rumah Piala Dunia di tengah ketimpangan sosial yang mencolok di negara samba itu.
Aparat keamanan akan disebar di antara 12 kota tuan rumah penyelenggara turnamen dan ibukota-ibu kota negara bagian Vitoria, Maceio dan Aracaju, akan dilengkapi kamp-kamp untuk semua tim pemain di turnamen.
Pihak militer juga akan bekerja sama dengan polisi untuk mengamankan perbatasan negara Amerika Selatan sepanjang 16.800 kilometer (10.400 mil) itu.
Diperkirakan sekitar tiga juta warga Brazil dan 600.000 turis asing bakal melihat langsung perhelatan ajang Piala Dunia itu. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Prediksi Starting XI Jerman di Piala Dunia 2026: Kreatif Tanpa Striker Murni
-
Krisis Cedera Spanyol Mereda, Luis de la Fuente Pastikan Nico Williams Pulih di Piala Dunia 2026
-
Pukulan Telak Prancis! Rekan Calvin Verdonk Membelot ke Maroko Sejam Jelang Rilis Skuad Piala Dunia
-
Peluang Juara Dihancurkan Persib, Persija Jakarta Bertekad Bangkit saat Hadapi Persik Kediri
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Bantai Semen Padang 7-0
-
Lolos Piala Dunia, Pundit Belanda Justru Sebut Curacao Akan Kalah Jika Lawan Timnas Indonesia Lagi