Suara.com - Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone mengakui bahwa dirinya telah melakukan kesalahan dengan memainkan Diego Costa di final Liga Champions. Simeone mengaku dirinya tidak merasa sedih atas kegagalan skuadnya.
Simeone memasukan Costa sebagai starter saat Atletico kalah dari Madrid 4-1 di final Liga Champions, Minggu (25/5/2014) dinihari WIB. Namun bomber Atletico ini sudah harus ditarik keluar di menit kesembilan setelah merasa tidak nyaman dengan cederanya.
Pelatih asal Argentina ini pun menyadari bahwa dia telah melakukan kesalahan, dimana kondisi Costa ternyata lebih buruk dari hari Jumat sebelumnya. "Itu adalah tanggung jawab saya untuk memasukannya (Costa) bermain," ungkap Simeone.
"Tentu saja saya melakukan kesalahan karena saya menaruhnya di awal seperti yang telah saya lakukan. dia sedang tidak baik dibanding hari sebelumnya. Itu keputusan yang telah saya buat," aku pelatih Atletico.
Meski gagal memberikan gelar pertama Liga Champions bagi klubnya namun Simeone mengaku tidak sedih. "Ini bukanlah sebuah kesedihan, ini sebuah kepahitan. Saya merasa pahit karena saya tidak mencapai target kami," ujarnya. (Scoresway
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil