Suara.com - Setelah mogok selama lima hari, pekerja metro (kereta bawah tanah) di kota Sao Paolo, Brasil akhirnya bersedia untuk menghentikan aksinya itu. Namun, mereka mengancam aksi mogok akan kembali dilakukan ketika Piala Dunia 2014 sudajh dimulai.
Keputusan pekerja metro untuk kembali bekerja memberi sedikit kelegaan bagi warga Sao Paolo yang mengandalkan kereta bawah tanah untuk bepergian.
Pusat bisnis yang dihuni sekitar 20 juta orang itu akan menjadi tuan rumah pembukaan Piala Dunia 2014, Kamis (12/6/2014) atau Jumat dini hari WIB.
Panitia penyelenggara tidak ingin pelaksanaan Piala Dunia diwarnai dengan kemacetan lalu lintas akibat aksi mogok yang dilakukan oleh pekerja metro. Mereka melakukan mogok karena menuntut kenaikan gaji sebesar 12 persen sedangkan perusahaan hanya bersedia membayar 8,7 persen.
Pekerja metro memutuskan untuk mengakhiri aksi unjuk rasa setelah otoritas transportasi memecat 42 orang yang diduga melakukan aksi berlebihan selama mogok kerja. Aksi mogok kerja itu juga sudah dianggap ilegal oleh pengadilan.
“Apakah kita akan kembali bekerja atau melakukan aksi mogok lagi tergantung keputusan pemerintah untuk mempekerjakan kembali 42 orang yang dipecat itu,” kata Presiden buruh Altino Melo dos Prazeres. (AFP/CNA)
Berita Terkait
-
Masalah Jantung, Eks Gelandang Chelsea Oscar Pensiun di Usia 34 Tahun
-
Ada Pemotongan Anggaran, 800 Ribu Buruh hingga Guru Mogok Kerja
-
Buruh Samsung Gelar Aksi Mogok, Produksi Cip Memori Terganggu
-
Buruh Samsung Mogok Bertepatan dengan Peluncuran Galaxy S25
-
Mogok Massal Dokter di Korea Selatan: Perawatan Terganggu, Pemerintah Ancam Tindakan Tegas!
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus di Sekolah, Penuh Harapan untuk Indonesia Maju
-
Horor Subuh di Mesuji! Saat Eks Suami Gelap Mata Lepaskan Tembakan ke Mantan Istri
-
Parkir Ngepruk di Solo: Mengapa Masalah Parkir Liar Tak Akan Hilang Hanya dengan Dibina
-
Praktis Tinggal Usap, Ini 5 Micellar Wipes Pilihan untuk Kulit Berjerawat
-
Telkom Selesaikan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity
-
PM Malaysia Anwar Ibrahim Masuk Rumah Sakit, Biro Pers: Mari Kita Berdoa
-
Gugat Prosedur Tapi Abaikan Substansi, Strategi Febrie Adriansyah Dinilai Gagal Yakinkan Publik
-
Aktivis Ngaku Dicekik Kades Saat Demo Tolak Utang Rp786 Miliar di Gedung DPRD
-
Jelang HUT RI ke-81, Peternak DIY Gerah: Harga Telur Anjlok, Pakan Meroket
-
Sosok Raabi'atul Adawiyyah, Menantu Sultan Brunei Juara Baca Al Quran Kehilangan Gelar Bangsawan