Suara.com - Calon presiden (capres) nomor urut 2 Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak punya tim yang dijagokan dalam ajang Piala Dunia 2014 di Brasil. Sebaliknya, kata dia, dia akan menjagokan tim nasional (timnas) Indonesia jika bisa berlaga di pesta sepak bola akbar itu.
"PSSI , saya jagoin PSSI. Saya serius, saya ngomong apa adanya," kata Jokowi.
Menurut Jokowi, bukan tidak mungkin timnas Indonesia diperhitungkan di kancah dunia, paling tidak Asia.
"Itulah yang perlu menjadi perhatian kita bersama. Saya pilih PSSI," tambahnya
Capres yang di usung partai PDI Perjuangan, Partai Nasdem, PKB, Hanura, dan PKPI ini diam-diam gemar menonton pertandingan sepak bola. Namun yang ditonton Jokowi adalah pertandingan sepak bola yang ada di daerah-daerah.
"Sering tapi bola-bola yang daerah," jawab Jokowi seusai menghadiri acara Go Indonesia di The Centrum, Jalan Riau, Bandung, Jawa Barat, hari Rabu (11/6/2014) malam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
Terkini
-
Hasil Liga Inggris Tadi Malam: Klasemen Berubah Drastis, Man City dan MU Tertahan
-
Bojan Hodak Santai! Pemain Persib Janji Bikin Persija Pulang Tanpa Poin
-
Pemain KAFI FC Dwi Pilihanto Dilarang Main Sepakbola Seumur Hidup!
-
Federico Barba Dikabarkan Hengkang dari Persib Bandung, Bojan Hodak Buka Suara
-
Striker Tetangga Dukung Ole Gunnar Solskjaer Kembali Latih Manchester United
-
Masa Depan Suram Elkan Baggott di Ipswich Town Jadi Sorotan Media Inggris
-
Trik Khusus John Herdman Lahirkan Bintang Dunia seperti Jonathan David
-
Persebaya Surabaya Resmi Rekrut Bruno Paraiba dan Jefferson Silva Perkuat Lini Serang
-
Nasib Apes Marc Ter Stegen Jelang Piala Super Spanyol, Angkat Koper Pulang Lebih Awal
-
Ruben Amorim Pergi dengan Senyum, Asisten Ungkap Kisah di Balik Pemecatan Manchester United