Suara.com - Tuan rumah Persela Lamongan gagal menaklukkan pimpinan klasemen Mitra Kukar. Persela akhirnya harus puas meraih satu poin setelah bermain imbang 1-1 dengan Mitra Kukar pada pertandingan lanjutan Indonesia Super League 2014.
Hasil seri di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat (8/8/2014) malam. ini tidak mengubah posisi kedua tim di klasemen sementara Grup 2 (wilayah timur). Mitra Kukar tetap di posisi puncak dengan 33 poin, sementara Persela di peringkat ke-4 dengan 25 poin.
"Laskar Joko Tingkir" memimpin lebih dulu pada menit ke-26 melalui Srdjan Lopicic setelah memanfaatkan bola muntah dari tendangan keras Jusmadi yang diblok penjaga gawang Mitra Kukar, Dian Agus. Keunggulan ini bertahan hingga paruh pertandingan.
Mitra Kukar yang menempatkan tiga penyerang masing-masing Herman Dzumafo, Anindito dan Zulham Zamrun, langsung melakukan tekanan saat peluit babak kedua dimulai, tetapi tuan rumah Persela memberikan perlawanan.
Gelandang Mitra Kukar Dedy Gusmawan hampir menyeimbangkan skor, namun sundulannya meneruskan umpan silang Diego Michiels masih bisa diamankan kiper Khoirul Huda.
Usaha tim asal Kalimantan Timur untuk menyamakan skor akhirnya terwujud pada menit ke-76 melalui sontekan Zulham Zamrun. Mantan pemain Persela ini memanfaatkan bola liar dari sundulan Dzumafo ke arah gawang yang gagal diantisipasi Khoirul Huda dengan sempurna.
Pelatih Persela Eduard Tjong mengaku cukup kecewa skuatnya gagal memaksimalkan laga kandang untuk meraih poin sempurna. Absennya dua pemain utama yakni Roman Golian dan Arif Ariyanto, diakui Edu, cukup berpengaruh.
"Semangat tempur anak-anak sangat luar biasa untuk bisa memenangkan pertandingan. Namun, tidak hadirnya Golian membuat antisipasi bola-bola atas kurang maksimal," kata Eduard Tjong.
Sementara hasil imbang di kandang lawan sudah sesuai target Mitra. "Saya harus memasang empat penyerang pada babak kedua untuk mengejar ketinggalan dan ternyata strategi itu membuahkan hasil. Kami cukup senang dengan hasil ini," ujar pelatih Mitra Kukar Steffan Hanson. (Antara)
Berita Terkait
-
Kendal Tornado FC Menggila di Laga Pamungkas, Stefan Keeljes Puji Performa Pemain
-
Gelandang Asal Brasil Ini Mendadak Galau Bersama Kendal Tornado FC, Ini Penyebabnya
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
-
Siapa Datu Nova Fatmawati? Bos Baru PSIS Semarang, Istri Bos Persela Lamongan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jose Mourinho Coret Spanyol, Jagokan Dua Negara Ini Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?
-
Gianni Infantino Minta Lionel Messi Tidak Pensiun Usai Piala Dunia 2026
-
Bobby Moore: Legenda dan Kapten Ikonik Timnas Inggris di Piala Dunia
-
Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Qatar: Peluang Emas Patahkan Rekor Buruk 40 Tahun Terakhir
-
Hasil Drawing Piala AFF U-19 2026, Timnas Indonesia Menghadapi Rival Klasik Vietnam
-
Bek Timnas Jerman Niklas Sule Resmi Pensiun Akibat Cedera Kambuhan
-
Pelajaran Persija Usai Dikalahkan Persib di Pertemuan Pertama, Mauricio Souza: Dilarang Kartu Merah
-
Gairah Bobotoh di GBLA Bakar Semangat Marc Klok Bungkam Persija Jakarta, Meski Laga Pindah
-
Hidetoshi Nakata: Kisah Ikonik Captain Tsubasa Dunia Nyata Jelang Piala Dunia 2026