Suara.com - Bintang timnas Argentina dan FC Barcelona, Lionel Messi, dilaporkan harus mengikuti persidangan terkait kasus dugaan penggelapan pajak yang melibatkan dirinya.
Sebagaimana diberitakan sejumlah media, seorang hakim Spanyol melontarkan rekomendasi proses persidangan dalam lanjutan kasus itu, dengan tujuan memastikan tidak terlibatnya Messi. Dasarnya adalah bahwa Messi diduga tidak secara langsung terlibat dalam kasus ini, di mana pemerintah disebut mengalami kerugian lebih dari 4 juta euro (sekitar Rp60 miliar).
Kasus ini sendiri sebenarnya terkait dengan ayahanda sang bintang, Jorge Horacio Messi, yang bertindak mewakilinya dan memanfaatkan kebintangan anaknya itu demi keuntungan finansial.
Messi sendiri beberapa kali menyatakan dirinya tidak tahu-menahu soal adanya penggelapan tersebut. Namun menurut penilaian hakim, peraih empat kali Ballon d'Or (Pesepakbola Terbaik) itu tetap bertanggung jawab untuk setidaknya tahu aktivitas di sekitarnya menyangkut keuangan.
"Dalam kasus sejenis ini, tidak perlu seseorang benar-benar paham sepenuhnya segala aktivitas bisnis dan akunting, maupun jumlahnya. Namun setidaknya dia menyadari adanya kemungkinan perbuatan penggelapan itu dan bisa melakukan pencegahan," ungkap hakim dalam pernyataannya.
Hakim sendiri juga sudah menolak permohonan Messi dalam kasaus ini untuk memanggil pengacara Angel Juarez, serta Direktur Pemasaran Barcelona, Raul Sanllehi, sebagai saksi. [Soccerway]
Berita Terkait
-
Ojol Bakal Jadi UMKM, Maman Bantah Isu Pengemudi Bakal Kena Pajak
-
Pemerintah Mau Pungut Pajak Pemilik Rumah Kontrakan? Ini Kata DJP
-
Heboh Pajak Rumah Kontrakan Berlaku 2027, DJP Klaim Bukan Hal Baru
-
Pajak EGR Dinilai Bikin Transaksi Emas Elektronik Seret, Airlangga Turun Tangan
-
Pemerintah Bidik Pajak Kontrakan: Ancaman Baru bagi Hunian Terjangkau
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300
-
Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027
-
5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless
-
Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli
-
Pemegang Saham Waspada, CPIN dan GOTO Hengkang dari MSCI Global Standar Indexes
-
Chery Indonesia Catat Lonjakan Pemesanan di GIIAS 2026
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp61.700/Kg
-
Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add
-
Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Pajak Pulp PT TPL, Kerugian Capai Rp2 Triliun
-
Huawei Pura 90s Series Siap Masuk Indonesia Pamer AI dan Kamera Telephoto 200MP