Suara.com - Persipura Jayapura terancam sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menyusul ulah fans saat tim berjuluk Mutiara Hitam menjamu Arema Cronus, Selasa (21/10/2014), di Stadion Mandala. Dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan tuan rumah 2-1 tersebut, fans Persipura melemparkan botol bekas air mineral ke dalam lapangan.
Ancaman sanksi dari Komdis PSSI tersebut disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara Pertandingan Persipura Jayapura, Fachrudin Passolo.
"Kemungkinan besar kami (Persipura) kena sanksi, karena pelemparan botol ke dalam lapangan pada laga tadi," kata Fachrudin usai pertandingan.
"Kami tetap menerima, apa pun itu sanksinya. Karena itu konsukuensi dari laga yang sempat ricuh," katanya.
Menanggapi hal tersebut, Fachrudin mengharapkan fans Persipura bisa bersikap lebih bijak dan dewasa dalam menyikapi aksi di lapangan hijau tatkala ada tindakan yang kurang berkenan baik di kubu lawan atau lainnya.
"Harapannya insiden ini jangan terulang lagi. Kita harus berikan dukungan yang positif, kalau aksi lempar melempar sudah tidak jaman lagi, baiknya menyaksikan laga dengan santun sehingga mengundang simpatik tim lawan dan insan bola tanah air," katanya.
Insiden memalukan tersebut terjadi di menit 83, saat Dendy Santoso yang baru beberapa menit memasuki arena pertandingan terlibat adu jotos dengan pemain sayap kiri Persipura Ruben Sanadi.
Insiden ini kemudian menjadi pemicu sejumlah pemain kedua tim bersitegang. Bahkan penonton Persipura melakukan aksi tidak terpuji dengan melemparkan botol air mineral kedalam lapangan.
Akibat insiden tersebut, pertandingan sempat terhenti lebih dari 10 menit. Kedua pemain yang terlibat adu jotos, Dendy Santoso dan Ruben Sanadi pun diusir keluar lapangan oleh wasit Najamudin Aspiran. (Antara)
Berita Terkait
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
-
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi