Suara.com - Pelatih Arema Cronus Indonesia, Suharno, mengingatkan timnya agar jangan sampai tergelincir dan gagal meraih poin maksimal saat menjamu Persela Lamongan pekan ini. Lanjutan babak delapan besar Liga Super Indonesia (ISL) yang akan dihelat di Stadion Kanjuruhan Kepanjen tersebut akan berlangsung Sabtu (25/10/2014).
"Persaingan untuk lolos babak semifinal sangat ketat karena Persipura dan Semen Padang peluang lolosnya pun sangat besar, apalagi sekarang Semen Padang berada di puncak klasemen dan masih menyisakan pertandingan kandang. Begitu pula dengan Persipura Jayapura yang peluang lolosnya juga cukup besar," tegas Suharno di Malang, Jumat.
Oleh karena itu, lanjutnya, peluang Arema untuk bisa lolos ke babak semifinal adalah dengan meraih poin sempurna atau minimal empat poin di dua laga terakhir. Yakni saat menjamu Persela Lamongan dan meladeni Semen Padang.
Suharno mengaku, meraih empat poin di dua laga terakhir tersebut tidaklah mudah. Oleh karena itu, Arema harus ekstra waspada saat menghadapi Persela. Apalagi, Persela pasti akan bermain lepas dan tanpa beban.
"Dua laga terakhir ini, Arema tidak boleh kalah, sebab jika salah satu ada yang kalah, pupuslah harapan Singo Edan untuk melaju ke babak semifinal. Grup K ini sangat ketat persaingannya, sehingga tidak ada satu pun pertandingan tersisa Arema yang gagal meraih poin, bahkan harus enam poin bisa diraih dalam dua laga terakhir ini," tandasnya.
Kegagalan Arema memetik poin di kandang Persipura Jayapura, membuat persaingan tiga tim untuk lolos semifinal semakin sengit. Pada menit-menit akhir (injury time) Arema kebobolan dan skor berubah menjadi 2-1, sehingga Singo Edan gagal mempertahankan posisi puncak klasemen, bahkan gagal pula menginjakkan satu kakinya di semifinal.
Saat ini Arema berada di posisi "runner up" atau di bawah satu strip dari Semen Padang yang berada di puncak klasemen. Dari empat laga di babak delapan besar, Arema meraih tujuh poin dan Semen Padang 9 poin, sedangkan Persipura Jayapura 6 poin dan Persela mengemas 1 poin. (Antara)
Berita Terkait
-
Super League Diklaim Paling Kompetitif di Asia Tenggara, Data AFC Jadi Buktinya
-
Kangkangi Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Kesuksesan Vietnam Buktikan Bobroknya Liga Indonesia
-
Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027
-
Super League 2026/2027 Dimulai 4 September, Bali United vs PSS Sleman Jadi Laga Pembuka
-
Rombak Pengurus PT LIB, Yunus Nusi Gantikan Zainudin Amali
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah
-
Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja
-
Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan