Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl menyebut Manahati Lestusen sebagai pemain serba bisa sehingga bisa ditempatkan pada beberapa posisi di Timnas yang akan bertanding di Piala AFF 2014 di Hanoi, Vietnam, 22 November.
Pemain Persebaya Surabaya yang sebelumnya menjadi tulang punggung Timnas Indonesia U-23 itu bisa bermain di posisi bek tengah, gelandang bertahan bahkan bisa bermain di posisi bek kiri. Posisi ini sudah sering dipakai di klub.
"Manahati bisa dipasang di bek kiri. Selain dia ada Rizki Rizaldi Pora," kata Alfred Riedl setelah memimpin latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (12/11).
Kedua pemain ini berpeluang besar masuk dalam 22 pemain yang akan dibawa ke Vietnam. Hal ini terjadi karena dua pemain spesialis bek kiri yaitu Ruben Sanadi dan Tony Sucipto tidak dipanggil menjalani pemusatan latihan.
Khusus untuk Manahati, performa mantan pemain CS Vise ini cukup bagus baik saat membela timnas maupun klub. Selain kokoh dalam bertahan, pemain asal Tulehu, Ambon ini juga aktif membantu dalam melakukan serangan.
Saat ini, Timnas Indonesia masih menyisakan 26 pemain yang menjalani pemusatan latihan. Sebelumnya ada tiga pemain yang sudah dicoret yaitu Andritany Ardhiyasa, Teguh Amirudin dan Dedi Hartono. Pencoretan dilakukan setelah latihan usai di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Rabu.
Sebanyak 26 pemain selanjutnya akan dipantau kembali perkembangannya termasuk saat pertandingan uji coba melawan Suriah di Jakarta pada Sabtu (15/11). Setelah itu akan ada lagi pencoretan terakhir sebelum timnas bertolak menuju Hanoi.
"Ada tiga pemain lagi yang akan dicoret. Kemungkinan besar di posisi pemain tengah. Untuk posisi lain saya kira sudah cukup," kata pelatih asal Austria itu.
Saat ini ada 11 pemain yang berebut untuk dibawa ke Hanoi di antaranya adalah Bayu Gatra, Irfan Bachdim, Firman Utina, Ahmad Bustomi, Evan Dimas, Hariono, Immanuel Wanggai, Ramdani Lestaluhu, dan Muhammad Ridwan. (Antara)
Berita Terkait
-
Tinggalkan Persikabo, Eks Pemain Timnas Indonesia Manahati Lestusen Berlabuh di Malut United
-
Terungkap Drama Penalti Piala AFF 2016, Manahati Lestusen Pindah Negara Jika Gagal Eksekutor
-
Unik Mauly Lessy, Seorang Satpam Bisa Jadi Pemain Timnas Indonesia
-
Tekendala Bahasa, Alasan Manahati Lestusen Ogah Berkarier di Luar Negeri
-
Media Vietnam Ungkit Skuad Garuda 'Hindari Tanggung Jawab' Sebelum Pinalti Manahati Lestusen di Piala AFF 2016
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Alasan Ivar Jenner Tiba-tiba Absen dari Skuad Dewa United, Dibekap Cedera?
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Nova Arianto Gelar TC Timnas Indonesia U-20, Muncul Penyerang Keturunan Australia