Suara.com - Timnas Indonesia U-23 gagal meraih kemenangan dalam laga uji coba sebelum tampil di kualifikasi Piala Asia U-22. Melawan klub Divisi Utama, Martapura FC Evan Dimas dan kawan-kawan hanya bermain imbang tanpa gol.
Uji coba tersebut digelar sebelum semua pemain dipulangkan ke klubnya masing-masing. Hasil yang diraih Timnas Garuda Muda ini berbeda dimana Timnas menaklukkan tim Afrika Selection dengan skor yang telak yaitu 4-1.
Meski belum meraih hasil maksimal, pelatih Timnas Indonesia Aji Santoso tidak menyalahkan pemain karena pertandingan uji coba ini salah satu tujuannya untuk menentukan komposisi terbaik sebelum dikejuaraan resmi.
"Seperti pertandingan sebelumnya. Kami tidak mempermasalahkan hasil. Saat ini kita fokus untuk membentuk kerangka tim," kata Aji Santoso.
Pada babak pertama, Aji memang menurunkan pemain yang usianya dibawah 22 tahun. Sebenarnya, peluang untuk menciptakan gol banyak terjadi baik lewat Evan Dimas maupun Ilham Udin Armaiyn. Hanya saja semua masih belum maksimal.
Demi meningkatkan tekanan pada babak kedua, Aji Santoso mengubah komposisi pemain dengan memainkan pemain lain sebelumnya menjadi cadangan. Hanya saja kondisinya tetap sama karena belum mampu menciptakan gol hingga laga usai.
Pertandingan uji coba melawan Martapura FC sebenarnya tidak masuk agenda timnas. Pada penutup pelatnas tahap kedua itu Timnas Garuda Muda seharusnya melawan Suriah di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 9 Januari.
Hanya saja, persiapan matang yang telah dilakukan sejak akhir Desember 2014 ini harus pupus setelah Suriah tidak siap menjalani pertandingan karena berbagai alasan. Tim ini baru siap setelah 19 Januari nanti.
"Pertandingan tadi tidak seperti biasanya. Mereka sebenarnya sudah fokus untuk menghadapi pertandingan 9 Januari nanti. Tapi tidak jadi. Saya melihat kondisi ini mempengaruhi psikologis pemain," kata mantan pelatih Persebaya itu.
Sebelum turun pada kualifikasi Piala AFC U-22 Maret nanti, Timnas Garuda Muda akan kembali menjalani pemusatan latih pada awal Februari nanti. Beberapa agenda uji coba internasional terus diupayakan oleh PSSI dan Badan Tim Nasional (BTN). (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Dulu Bintang, Beberapa Pemain Timnas Indonesia U-19 Era Evan Dimas Kini Jauh dari Sepak Bola
-
Evan Dimas Meriahkan Festival Sepak Bola Rakyat Coca Cola di Labuan Bajo
-
Tukang Jagal Evan Dimas di SEA Games 2019 Alami Nasib Miris, Kondisinya Bikin Elus Dada
-
Cerita Heimir Hallgrimsson Pernah Soroti Gelandang Timnas Indonesia
-
5 Transfer Pemain yang Tak Pernah Diduga Tapi Terjadi di Indonesia
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bekukan Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang Lawan Balik