Suara.com -
Kemenangan Chelsea atas Liverpool di babak semifinal Piala Liga Inggris ada beberapa kejadian kontroversial. Namun manajer Chelsea Jose Mourinho menolak mengomentari insiden yang terjadi termasuk yang melibatkan Diego Costa.
Pada laga di Stamford Bridge, Chelsea akhirnya mengalahkan Liverpool 1-0 berkat gol Branislav Ivanovic. Namun laga tersebut berlangsung panas dan sempat terjadi beberapa insiden kontroversial, terutama yang melibatkan striker Chelsea, Diego Costa.
Di awal laga, Costa sudah tertangkap kamera menginjak Emre Can sehingga membuat pemain Liverpool panas. Martin Skrtel juga sempat menghalangi Costa sehingga striker Chelsea tersebut jatuh di kotak penalti namun wasit tetap melanjutkan pertandingan.
Kembali Costa menginjak kaki pemain Liverpool yaitu Sktrel saat dia terjatuh. Meski demikian, usai pertandingan Mourinho menolak untuk memperpanjang masalah Costa dan keputusan wasit Michael Olive yang tidak memberikan hadiah penalti kepada Costa.
"Saya tidak ingin berbicara mengenai kpeutusan dan keputusan. Jika saya harus berbicara sesuatu saya harus berbicara mengenai saya tahu," ungkap Mourinho.
"Ketika pemain menghentikan serangan balik dengan handball seperti kartu kuning, ketika pemain menendang pemain di kotak penalti itu adalah penalti. Bicara mengenai Costa dan penalti dia (yang seharusnya dia dapat), biarkan Costa bermain sepak bola," ujarnya.
"Jika saya bicara, orang akan mengatakan Mourinho lagi. Jika saya bicara (FA) akan mencoba menghukum saya seperti yang selalu mereka lakukan atau coba. Saya pikir ini akan lebih baik untuk Anda melakukan itu," kata manajer Chelsea ini.
"Namun hal yang terpenting adalah kami menang, tim senang dan suporrter tentu saja indah. Finali di Wembley selalu bantak arti. Wembley adalah sejarah dan fans mereka ingin ke sana dan mereka telah mendorong kami," tukasnya. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Jose Mourinho Sebatas Rumor, Newcastle United Tegaskan Posisi Eddie Howe Aman
-
Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola
-
Singkirkan Duo Pelatih Top, Cara Sempurna Alvaro Arbeloa Bungkam Kritik
-
Alvaro Arbeloa Luapkan Isi Hati usai Singkirkan Jose Mourinho dan Pep Guardiola
-
Jose Mourinho: Jika Terbukti Rasis, Karier Gianluca Prestianni Tamat!
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Calvin Verdonk Harap Dony Tri Pamungkas Bisa Berkarier di Eropa
-
3 Pemain Timnas Indonesia Tak Dapat Menit Bermain dari John Herdman di FIFA Series 2026
-
Bedah Statistik Laga Perdana Pelatih Timnas Indonesia: John Herdman Lewati Rekor STY dan PK
-
Eksperimen Berani John Herdman! Beri Panggung 8 Pemain Super League Indonesia Lawan Bulgaria
-
Alasan Jay Idzes Tetap Bahagia meski Timnas Indonesia Dibungkam Bulgaria
-
Jay Idzes Bicara Bibit Harapan di Tengah Kekalahan Timnas Indonesia
-
Perankan 5 Posisi Berbeda di Timnas Indonesia, Ini Respons Calvin Verdonk
-
Dari Bek Kiri Hingga Gelandang Serang, Intip Transformasi Gila Calvin Verdonk di Timnas Indonesia
-
Reaksi Jay Idzes Lihat Gaya Melatih John Herdman Saat Timnas Indonesia Kalah dari Bulgaria
-
Tak Tergantikan! Ini Satu-satunya Pemain yang Tampil Penuh Selama FIFA Series 2026