Suara.com - Laga derby memang selalu berlangsung panas di lapangan atau di tribun penonton. Tak jarang duel derby memakan korban. Hal inilah yang terjadi saat San Lorenzo menghadapi Huracan di Liga Argentina, Senin (16/3).
Kemenangan 3-1 San Lorenzo pada laga itu harus dibayar nyawa seorang suporter. Harian Ole melaporkan, seorang fans muda tewas terjatuh dari ketinggian 50 meter.
Tragedi terjadi sekitar satu menit jelang laga usai. Belum diketahui penyebab korban terjatuh dan menimpa penonton lain di tribun bawah.
"Kami sangat berduka. Seorang pendukung kehilangan nyawa dan seorang lagi dalam kondisi memprihatinkan. Kami tak bisa melakukan perayaan," ujar Edgargo Bauza, pelatih San Lorenzo usai laga.
Di Argentina, penonton memang acap berdiri di pinggir tribun. Pengumuman yang meminta penonton turun dari ujung tribun adalah hal yang sudah bisa terdengar di laga Liga Argentina. Kasus penonton jatuh juga sudah sering terjadi.
Pertandingan San Lorenzo melawan Huracan merupakan salah satu derby terbesar di sepakbola Argentina. Namun, laga kali ini merupakan yang pertama dalam empat tahun, mengingat Huracan baru promosi kembali ke kasta tertinggi Liga Argentina. (Reuters)
Berita Terkait
-
Super River Gagal Bersinar: Ditahan Imbang San Lorenzo di Laga Tanpa Gol
-
Dua Klub San Lorenzo: Kesamaan Mengejutkan Paus Leo XIV dan Fransiskus
-
Klub Peru Ini Konon Didukung Paus Leo XIV: Ikuti Jejak Paus Fransiskus
-
Cerita Paus Fransiskus Diusir Eks Pelatih Lionel Messi dari Ruang Ganti Pemain
-
3 Kata Ajaib Paus Fransiskus untuk Diego Maradona
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Real Madrid Belum Meyakinkan? Era Arbeloa Dinilai Masih Bayangi Warisan Xabi Alonso
-
Mati-matian Kalahkan Emil Audero Cs, Pelatih Atalanta Loncat Kegirangan
-
Gebrakan Baru PSSI Gandeng JFA, Kirim Wasit Negeri Sakura untuk Kawal Laga Liga Nusantara
-
Erwan Hendarwanto Resmi Dipinjamkan PSIM ke Garudayaksa FC
-
Bomber Haus Gol Keturunan Indonesia: Umur 23 Tahun, 19 Laga 15 Gol, Siapa Dia?
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Badai Cedera Hantui Debut John Herdman di FIFA Series 2026