Suara.com - Bayern Munich membutuhkan keajaiban untuk mempertahankan mimpi mereka melaju ke final Liga Champions setelah kalah 0-3 pada leg 1 semifinal di Camp Nou, Kamis (7/5/2015). Die Rotten berharap ada keajaiban di Allianz Arena, tengah pekan depan.
Juara Liga Champions lima kali membutuhkan keajaiban setelah Lionel Messi mencetak dua dari tiga gol Barcelona. Satu gol El Barca lainnya dilesakkan Neymar ke gawang Manuel Neuer.
"Saya sungguh tidak bisa berkata besar karena ketika anda kebobolan 0-3 maka kemungkinan menang jelas tidak besar. Tapi mungkin akan ada keajaiban sepak bola di Munich," ujar CEO klub Karl-Heinz Rummenigge di Barcelona.
The Bavarians pernah membalikkan defisit gol di babak perempat final. Pada leg pertama mereka pulang dari kandang Porto dengan kalah 1-3. Namun di Allianz Arena, mereka membalikkan keadaan dengan menghajar Porto 6-1.
Namun dengan semakin padunya trisula Barcelona, Lionel Messi, Neymar dan Suarez, Bayern harus berjuang keras di leg 2. Selain itu Bayern harus menghadapi masalah internal yakni cederanya beberapa pemain kunci mereka.
Hilangnya pemain sayap Franck Ribery dan Arjen Robben menjadi kerugian besar bagi Bayern. Tanpa mereka, Bayern tidak memiliki pemain dengan kecepatan tinggi yang mampu menyebabkan masalah besar bagi tim lawan.
"Tanpa Arjen dan Franck kami tidak memiliki pemain untuk serangan balik dan membuat kesulitan (bagi tim lawan). Leg kedua menjadi sangat rumit, tapi kami tetap akan mencobanya," ujar pelatih Bayern Munich, Pep Guardiola.
Robben akan menepi hingga akhir musim. Sementara Ribery yang mengalami cedera sejak dua bulan lalu masih diragukan bisa tampil pada leg kedua. Pemain lainnya yang juga mengalami cedera adalah David Alaba dan Holger Badstuber.
Sebelumnya, Bayern berpeluang meraih treble atau mengulang sukses mereka di tahun 2013. Namun pekan lalu peluang itu dipastikan telah tertutup. Mereka tersingkir dari ajang DFB Pokal (Piala Jerman) dan masih harus berjuang mengalahkan Barcelona di Allianz Arena. Satu-satunya gelar yang sudah dikantongi Bayern adalah juara Bundesliga musim ini.
"Kami Bayern dan kami akan menjaga kepala tetap tegak. Kami tidak bisa berharap memiliki laga kandang seperti saat melawan Porto. Tapi 11 pemain yang ada di lapangan akan berjuang sampai detik terakhir, tetapi jelas, kami sekarang membutuhkan keajaiban kecil dalam sepak bola," ujar gelandang Thomas Mueller. (Reuters)
Berita Terkait
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Barcelona Jadi Tim Penyumbang Pemain Terbanyak
-
Imbas Prancis Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026, Laga Barcelona di La Liga Resmi Ditunda
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Gemilang Bareng Maroko di Piala Dunia 2026, Ismael Saibari Direkrut Bayern Munchen Rp950 Miliar!
-
Statistik Mengagumkan Bikin AS Monaco Yakin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi