Suara.com - Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) menunjuk Pieter Huistra sebagai pelatih Timnas Indonesia senior. Pria asal Belanda itu akan langsung menangani timnas untuk menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2018.
Pelaksana Tugas Sekjen PSSI Azwan Karim di Jakarta, Kamis (7/5/2015), mengatakan, keputusan mengangkat pria yang sebelumnya menjadi direktur teknik PSSI itu berdasarkan rapat Komite Eksekutif PSSI di Jakarta, Sabtu (2/5).
"Pieter akan menjadi pelatih interim terlebih dahulu dan akan dievaluasi di dua laga awal Timnas Indonesia saat melawan Taiwan (11/6) dan Irak (16/6)," kata Azwan Karim seperti yang dilansir tim media PSSI.
Menurut dia, salah satu dasar dipilihnya Pieter Huistra sebagai pelatih dengan status interim adalah karena situasi persepakbolaan nasional yang saat ini belum memungkinkan untuk menunjuk pelatih tetap.
Saat ini persepakbolaan nasional bisa dikatakan dalam masa genting setelah ada perseteruan antara PSSI dengan Kemenpora. Kondisi ini membuat kompetisi semua level termasuk Indonesia Super League (ISL) harus dihentikan.
"Dengan kondisi ini banyak pelatih yang mulanya ingin menukangi Timnas Indonesia jadi ragu usai melihat situasi yang dialami PSSI saat ini," katanya menambahkan.
Sementara itu, Pieter Huistra mengaku sangat senang ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia. Apalagi dalam beberapa bulan terakhir dia sudah mempelajari seluk beluk persepakbolaan nasional.
"Saya ingin menunjukkan kepada seluruh warga Indonesia bahwa sepak bola itu bisa membanggakan, apalagi di tengah isu negatif dan kisruh yang ada sekarang," katanya.
Setelah ditunjuk menjadi pelatih timnas, kata dia, pihaknya akan langsung berkerja cepat untuk menyiapkan tim karena pada kualifikasi Piala Dunia 2018 Grup F akan menghadapi lawan yang cukup berat.
Namun, pelatih kelahiran 18 Januari 1967 itu belum membeberkan nama-nama pemain yang akan dipanggil untuk memperkuat Timnas Garuda. Pieter Huistra mengaku akan terus memantau calon pemain yang akan dipanggil.
"Saat ini saya masih melihat dan mencari para pemain yang sesuai kriteria saya. Saya ingin pemain yang disiplin, mau berjuang keras, dan bisa menyatu dalam tim. Hal ini perlu demi meraih hasil terbaik dalam sebuah pertandingan nanti," ungkapnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Kata-kata Justin Hubner Yakinkan Ole Romeny Mudik ke Liga Belanda Bersama Fortuna Sittard
-
Luke Vickery Pasang Target Ambisius Setelah Penuhi Syarat Bela Timnas Indonesia
-
Catat! Jadwal Pembelian Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Ada 2 Tahap
-
John Herdman Pusing Pilih 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persaingan Makin Ketat
-
Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi