Suara.com - Presiden Kehormatan Bayern Munich Franz Beckenbauer dan legenda Bayern Lothar Matthäus melontarkan kritikan kepada Josep Guardiola. Pelatih Bayern tersebut sedang mendapatkan sorotan setelah skuatnya menelan empat kali kekalahan beruntun.
Bayern memang telah memastikan gelar Bundesliga di musim ini. Namun performa Die Roten dalam satu bulan ini kurang begitu memuaskan sejak mereka dikalahkan oleh Borussia Dortmund lewat adu penalti di semifinal DFB Pokal pada 29 April .
Beberapa hari kemudian Bayern dikalahkan Bayer Leverkusen 2-0 di Bundesliga sebelum dihajar oleh Barcelona 0-3 di leg pertama semifinal Liga Champions. Kekalahan atas Augsburg 1-0 kemarin adalah kekalahan keempat berturut - turut Bayern.
Beckenbauer adalah yang pertama mengkritik taktik yang digunakan oleh Bayren saat mereka kalah dari Barcelona. Presiden Kehormatan Bayern ini juga mengkritik keputusan klub melepas pemainnya saat jendela transfer musim dingin.
"Saya sudah bertanya soal tiga bek dalam satu garis dan merasa ini sangat berbahaya. Cedera juga bertambah, seharusnya cukup jika tidak melepas perlu dua pemain saat jendela transfer musim dingin," kritik Beckenbauer seperti dilansir AS.
Lothar Matthäus juga ikut mengkritik Guardiola menyusul kekalahan beruntun Bayern. "Guardiola sudah mengatakan bahwa musim telah berakhir dan dia telah merotasi banyak pemain dan itu membuat tim tidak nyaman," ujar legenda Bayern ini
"Skuatnya sudah tidak lagi memiliki stabilitas setelah lebih dari delapan bulan, selama mereka menyenangkan fans Jerman. Sepertinya para pemain kehilangan sedikit kepercayaan pada Guardiola, sesuatu yang saya tidak harapkan," tukas Matthaus.
Berita Terkait
-
Bayern Munich Tertarik Rekrut Marcus Rashford, tapi Gaji Jadi Kendala Utama
-
Harry Kane Buka Suara soal Kondisi Christian Eriksen, Sebut Ada Keputusan Besar yang Menanti
-
Tak Jual Michael Olise, Presiden Bayern Munich Tegas Tolak Real Madrid
-
Rebutan Sebelum Piala Dunia! Arsenal dan Bayern Munich Sikut-sikutan demi 'Monster' Muda
-
Gantung Sepatu, Dante Kini Resmi Tangani Tim Akademi Bayern Munich
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey