Suara.com - Kemenangan Timnas U-23 atas Malaysia, 1-0, dalam laga uji coba di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Kamis (21/5), menjadi modal penting Indonesia untuk pertandingan SEA Games di Singapura, Juni 2015, kata pelatih Aji Santoso.
"Kami bersyukur mampu menang atas Malaysia sehingga mendapat modal bagus jelang SEA Games nanti. Selain itu, gol yang dicetak Wawan Pebrianto sering ia praktikkan saat latihan," kata Aji seperti dilansir tim media PSSI di Jakarta, Jumat (22/5/2015).
Pelatih asal Malang tersebut mengaku setidaknya ada lima peluang yang harusnya bisa menghasilkan gol.
Menurut dia, hal tersebut masih menjadi "pekerjaan rumah" untuk mempertajam lini depan.
"Kami selalu mengandalkan dua formasi, yakni 4-1-4-1 dan 4-2-3-1. Formasi ini yang kami andalkan di SEA Games nanti. Di laga ini, saya mengubah taktik saat Hansamu Yama dikeluarkan. M. Natsir juga bikin penyelamatan yang fantastis dengan empat sampai lima penyelamatan," katanya.
Ia juga menyatakan pada Jumat akan mengumumkan nama-nama 20 pemain yang akan dibawa ke Singapura sehingga otomatis ada empat pemain yang tereleminasi.
Pelatih timnas Malaysia U-23, Ong Kim Swee, mengatakan pertandingan itu bagus untuk kedua tim.
"Sebuah pertandingan yang bagus untuk Malaysia. Kekuatan kami seimbang. Ini pertandingan terakhir kami sebelum berangkat ke Singapura," katanya.
Menurut dia, tujuan pertandingan itu bukan untuk mencari kemenangan tetapi persiapan tim untuk mengenal kekuatan dan kelemahan tim.
"Ketika Indonesia kehilangan satu pemain, kami memiliki banyak peluang tetapi sayang kami gagal menyelesaikan peluang. Permainan Indonesia saya rasa bagus terutama Wawan Pebrianto dan Ferinando Pahabol," ujarnya.
Dalam laga itu, gol tunggal kemenangan timnas U-23 dicetak oleh Wawan Pebrianto pada menit 36.
Dalam SEA Games mendatang, Garuda Muda berada di Grup A yang diisi oleh tuan rumah Singapura serta tiga negara lainnya, yaitu Myanmar, Kamboja, dan Filipina.
Ferinando Pahabol dan kawan-kawan akan melakoni laga perdana melawan Myanmar pada 2 Juni mendatang dalam ajang dua tahunan negara-negara Asia Tenggara tersebut. (Antara)
Berita Terkait
-
Kaleidoskop Timnas U-23: Batal Juara AFF Cup Hingga Gagal di Sea Games 2025
-
Jadwal Timnas Futsal Indonesia vs Malaysia di SEA Games 2025 Hari Ini, Termasuk Link Live Streaming
-
PSSI Target Timnas Raih Emas Sea Games 2025, Indra Sjafri Justru Pesimis!
-
Sea Games 2025: Tak Pasti Diperkuat Pemain Diaspora, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia U-23?
-
Tunjuk Timnas U-23 di Ajang FIFA Matchday, Langkah Bijak atau Blunder PSSI?
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bekukan Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang Lawan Balik