Bola / Bola Indonesia
Senin, 08 Juni 2015 | 16:47 WIB
KM2014810450

Suara.com - Pemprov DKI Jakarta berencana membantu Klub Sepak bola Persija Jakarta. Mereka akan membantu dalam hal pembinaan kepada para pemain junior seperti sekolah sepak bola (SBB).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan bahwa pembinaan tersebut untuk bisa menyaring bibit-bibit pesepak bola junior agar bisa bergabung dengan klub Persija.

"Pembinaan dari mulai anak-anak SSB klub gitu ya. Yang nanti bisa menjadi pemain yang bagus dan jadi pemasok untuk Persija. Semangatnya seperti itu. " kata Djarot usai menemui perwakilan The Jak Mania di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (8/6/2015)

Menurutnya, sejumlah prestasi juga pernah diraih pesepak bola junior usia 10-12 tahun dalam kejuaraan dunia.

"Anda harus ingat bahwa anak-anak kita usia 10-12 tahun berlaga di dalam kejuaraan dunia, tahun kemarin tuh urutan ke tujuh. Itu dunia lho. Berarti kita punya bibit-bibit  yang bagus. Kemaren saya sama Jak Mania juga melihat kompetisi itu. Anak-anak kita cukup bagus," ungkapnya.

Tak hanya di level junior. Pemprov DKI, kata Djarot bakal memperkuat internal Persija dalam hal manajemen tim dan para pemain agar performa  tim kebanggaan warga Jakarta itu bisa bermain lebih bagus lagi.

"Kita ingin bentuk bukan hanya Persija yang kuat tapi Persija yang bisa menopang dari kesebelasan nasional sehingga bisa berlaga lebih baik lagi bukan hanya di tingkat Sea Games, tapi juga Asian Games, Olympiade, bahkan Piala Dunia," ujar Djarot.

Dia sendiri menilai buruknya pembinaan di tim senior berdampak terhadap tidak adanya gelar yang diraih klub sepak bola Indonesia di kancah internasional.

"Kenapa ketika pembinaan di tingkat junior bagus, ditingkat klub bagus, tetapi ketika masuk ditingkat yang lebih tinggi lagi itu kok prestasinya melorot jauh. Di kelompok U 19 hebat, U 18 hebat, masuk senior, masuk klub, masuk hutan belantara seperti itu jeblok lho. banyak yang seperti itu.

Untuk itu, pihaknya juga akan melakukan pembenahan terhadap struktur organisasi yang menjalankan Liga nasional dan di tingkat lokal.

"Kemudian sampai dilakukan pembenahan yang menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sepak bola secara nasional maupun yang ada di DKI," tukasnya.

Load More