Suara.com - Tim "Maung Bandung" Persib lolos ke babak kedua turnamen Piala Presiden 2015 setelah pada laga keduanya di Grup A mengalahkan Persebaya Surabaya 2-0 (1-0) di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (6/9/2015).
Gol kemenangan Persib dicetak oleh Zulham Zamrun menit ke-10 dan Tantan menit ke-52. Selain lolos ke babak kedua, Persib memimpin grup A dengan nilai sempurna enam hasil dia kali menang. Kemenangan pertama diraih atas Persiba dengan skor telak 4-0.
Kendati tanpa diperkuat kapten tim Atep, yang berkabung karena ayahandanya meninggal dunia, serta ditariknya Supardi akibat cedera, Maung Bandung masih mampu memaksimalkan laga dengan hasil akhir kemenangan.
Disaksikan sekitar 30 ribuan bobotoh Bandung yang memenuhi Stadion Si Jalak Harupat, Firman Utina dkk tetap tampil maksimal meski mendapat perlawanan ketat dari Persebaya yang juga tampil sangat baik malam itu.
Dengan kekalahan itu, Persebaya sementara masih tertahan di peringkat empat dengan skor satu hasil sekali seri dan sekali kalah. Tim Bajul Ijo akan menghadapi laga hidup mati melawan Persiba Balikpapan yang juga masih memiliki peluang lolos ke babak kedua mendampingi Persib.
Persebaya wajib menang pada laga itu untuk bisa melaju, sedangkan Persiba cukup bermain imbang akan mengantarkan tim itu ke babak berikutnya. Laga kedua tim itu dipastikan berlangsung ketat, pasalnya kedua tim sama-sama memiliki peluang besar.
Sedangkan Martapura FC, tim yang kalah 2-3 dari Persiba, cukup berat karena harus berhadapan dengan tuan rumah Persib Bandung. Persaingan di grup A dipastikan bakal seru untuk memperebutkan satu tempat ke babak kedua mendampingi Persib Bandung.
Di sisi lain gairah Stadion Si Jalak Harupat terus meningkat dengan jumlah penonton yang melonjak signifikan pada laga klasik antara dua tim bersejarah itu.
Sementara itu laga Persib melawan Persebaya berlangsung cukup ketat. Gol cepat Maung Bandung lewat Zulham Zamrun menjadi kunci tuan rumah untuk bisa memegang kendali permainan yang ditandai dengan serangan silih berganti.
Peperangan lini tengah terjadi antara Firman Utina dari Persib dan Evan Dimas dari Persebaya. Namun Persib yang lebih memanfaatkan sayapnya melalui Tantan dan Zulham Zamrun cukup sering merepotkan Persebaya.
Ditandunya Supardi pada menit 13, yang digantikan Jajang Sukmara tidak mengganggu ritme permainan Persib yang terus menanjak. Meski demikian pelatih Jajang Nurjaman lebih memfokuskan serangan balik.
Pada babak kedua, permainan juga berlangsung ketat dan Persib memasukan Makan Konate yang menggantikan Ilija Spasojevic. Persebaya sendiri tampil lebih agresif, terlebih setelah gawang Jendri Pitoy bergetar untuk kedua kalinya oleh tembakan jarak jauh Tantan menit ke-52.
Siswanto dan Rudi Widodo beberapa kali melakukan akselerasi, namun kedisiplinan trio Toni Sucipto, Vladimir Vujovic dan Ahmad Juprianto membuat aman gawang Persib yang dikawal I Made Wiryawan.
Namun hingga pluit panjang dibunyikan wasit, kedudukan tetap 0-2 untuk Persib Bandung. Tiga pemain Persib sementara menjadi pencetak gol terbanyak masing-masing dua gol yakni Ilija Spasijevic, Tantan dan Zulham Zamrun.
Di sisi lain kehadiran Zulham Zamrun yang memiliki kekuatan tembakan kaki kiri maupun kanan memberikan warna bagi permainan Maung Bandung.
Pelatih Persib Bandung, Jajang Nurjaman menyatakan puas dengan kinerja timnya pada dua laga grup A. Meski telah lolos namun Jajang menyatakan untuk tetap menjaga trend permainan pada partai terakhir melawan Martapura FC.
"Saya apresiasi kepada para pemain di dua laga ini, mereka tampil sesuai yang kami harapkan meski ada yang perlu diperbaiki. Konate juga sudah bisa mengimbangi tim, meski ia baru tiba," kata Jajang.
Setelah lolos, kata dia timnya akan menyiapkan tim untuk menghadapi laga di babak kedua yang tentunya akan lebih berat. Ia meminta para pemain untuk tetap fight dan mempertahankan perfomance," kata Jajang Nurjaman. (Antara)
Berita Terkait
-
Jadwal Persib Bandung dan Borneo FC di ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Persib Kena Tikung, Shin Tae-yong: Mariano Peralta Sudah Dikontrak Persija Jakarta
-
Persib dan Borneo FC Tantang Raksasa ASEAN, ACC 2026/2027 Diprediksi Sengit
-
Persib Bandung Jadikan ASEAN Club Championship sebagai Ajang Uji Kesiapan Menuju ACL 2
-
Hasil Undian ASEAN Club Championship 2026/2027, Indonesia Diwakili Persib Bandung dan Borneo FC
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Semifinal Piala AFF U-19 2026: Head to Head Timnas Indonesia U-19 vs Australia
-
Cetak Sejarah, Matt Garbett Bangga Perkuat Selandia Baru di Piala Dunia 2026
-
Harry Kane Sebut Declan Rice Bakal Gendong Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026: Afrika Selatan Wajib Waspada, Ini Tiga Pemain Berbahaya Meksiko
-
Lupakan Rivalitas di Klub, Raphinha Sebut Vinicius Bisa Jadi Penentu Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Daftar 18 Kandang Tim Super League 2026/2027, Persija Pakai Dua Stadion Ini
-
Nova Arianto Masih Ragu Turunkan Mathew Baker Saat Timnas Indonesia U-19 Lawan Australia, Kenapa?
-
Nova Arianto Tebar Ancaman untuk Australia, Timnas Indonesia U-19 Tak Takut Hadapi Siapa Pun
-
Kalahkan Mozambik, Timnas Indonesia Selamatkan Ranking FIFA Vietnam