Suara.com - Tim Persinga Ngawi menantang PSMS Medan pada final Piala Kemerdekaan 2015. Sukses tersebut diraih oelh Persinga setelah menang 3-2 atas Persiba Bantul dalam semifinal di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Kamis (10/9/2015) malam.
Gol-gol kemenangan Persinga Ngawi diletakkan oleh Afif Rosid menit ke-44, Harris Adiyatma menit ke-63 dan Slamet Sampurno menit ke-69. Sedangkan, dua gol Persiba Bantul dicetak M. Choiron menit ke-4 dan Johan Manaji menit ke-74.
Pada pertandingan yang dipimpin wasit Saripuddin tersebut, Persinga Ngawi yang didukung ratusan suporternya dikagetkan dengan gol cepat M. Choiron usai memanfaatkan kemelut di depan gawang Aditya Fajar.
Ketinggalan satu gol, pelatih Persinga menginstruksikan pemainnya untuk terus menekan hingga akhirnya satu menit menjelang jeda babak pertama, Afif Rosid sukses menyamakan kedudukan melalui serangan balik.
Pada babak kedua, kedua tim divisi utama tersebut semakin meninggikan tempo permainan dengan saling jual beli serangan, khususnya dari para pemain sayap kanan dan kiri mereka.
Tiga menit lepas satu jam pertandingan, Harris Adiyatma sukses membobol gawang Alfontus Kelvan melalui tendangan "first time" kaki kanan, serta sundulan kepala Slamet Sampurno enam menit berselang.
Persiba Bantul yang disaksikan puluhan pendukungnya tak ingin malu dan terus menggebrak, salah satu upayanya dengan mengganti pemain belakang dengan pemain depan.
Terbukti menit ke-74, sundulan kepala Johan Manaji sukses merobek jala Persinga Ngawi sekaligus memperkecil kedudukan.
Di waktu tersisa, kedua tim sama-sama tak mampu menambah gol hingga wasit meniup peluit akhir, yang sekaligus menandai lolosnya Persinga Ngawi ke partai puncak.
"Ini menjadi bukti bahwa kami tidak bisa dianggap remeh dan siap melawan tim mana pun," kata Pelatih Persinga Ngawi M. Hasan ketika ditemui usai pertandingan.
Sementara pelatih Persiba Bantul Sambudiana tetap memuji perjuangan skuatnya. "Selamat kepada Persinga Ngawi dan terima kasih kepada seluruh pemain Persiba atas perjuangannya yang sudah maksimal," ujarnya.
Sementara itu, partai final yang rencana awal dijadwalkan berlangsung Minggu (13/9) di Stadion Gelora Bung Tomo masih belum bisa dipastikan karena ada usulan mengubah format dengan kandang-tandang.
"Ada usulan untuk menunda final dan kami akan rapat malam ini juga setelah semifinal selesai," kata Koordinator Tim Transisi Zuhairi Misrawi. (Antara)
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia