Suara.com - Hari ini, 51 tahun yang lalu, Djajang Nurjaman lahir di Majalengka, Jawa Barat. Djajang adalah pelatih bertangan dingin yang kini mengasuh klub Persib Bandung.
Publik Indonesia, khususnya penggila sepak bola di Bandung tentu tahu sosok sederhana yang satu ini. Ya, lelaki yang akrab disapa Kang Djanur ini baru saja mencatatkan namanya dalam sejarah dunia sepak bola Indonesia usai membawa anak-anak asuhnya menjuarai turnamen Piala Presiden.
Pelatih yang punya kumis tebal di wajahnya ini sebelumnya juga membuat Bobotoh bangga. Betapa tidak, Djanur sukses membawa Maung Bandung merebut trofi juara ISL musim 2013/2014 lalu.
Pelatih yang beberapa waktu lalu muncul dalam serial komedi situasi Preman Pensiun ini mengawali kiprahnya di lapangan hijau sebagai pemain. Klub pertama yang dibelanya adalah Sari Bumi Raya Bandung. Setahun kemudian, tepatnya pada tahun 1980, Djanur pindah ke Sari Bumi Raya Yogyakarta.
Dua tahun berselang, Djanur menimba ilmu sepak bola di tanah Sumatera Utara bersama Mercu Buana Medan. Djanur akhirnya merapat ke Persib Bandung pada tahun 1985.
Sepuluh tahun berseragam Maung Bandung, Djanur mencicipi tiga trofi Kompetisi Perserikatan. Momen besar seorang Djanur tercipta pada Kompetisi Perserikatan 1986. Ketika itu, gol tunggalnya di final kontra Perseman Manokwari, mengantar Persib ke gerbang juara.
Djanur mulai menekuni dunia kepelatihan sebagai asisten pelatih Indra M. Thohir di Persib pada tahun 1994. Ketekunannya berbuah manis. Konsisten di tim kepelatihan Persib, Djanur pun didapuk sebagai pelatih kepala Maung Bandung pada tahun 2007.
Hanya setahun duduk sebagai pelatih Persib, Djanur hijrah ke Pelita Jaya. Tahun 2012, Djanur dipanggil kembali oleh Persib dan memimpin Persib sampai sekarang.
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026