Suara.com - Presiden FIFA Sepp Blatter dan Presiden UEFA Michel Platini kedua di hukum delapan tahun dari semua aktivitas sepak bola. Sanksi tersebut diumumkan oleh Komite Etik Independen Badan Sepak Bola Dunia.
Jabatan kedua orang ini sebelumnya sudah ditangguh pada Oktober sehubungan adanya penyelidikan soal pembayaran sebesar dua juta franc Swiss yang disahkan oleh Blatter untuk Platini pada Februari 2011.
Namun, dalam putusan yang diumumkan Senin (21/12/2015), Komite Etik mengatakan bahwa pembayaran itu "tidak ada dasar hukum dalam perjanjian tertulis yang ditandatangani antara kedua pejabat pada 25 Agustus 1999".
Komite juga menunjukkan bahwa tindakan Blatter telah melanggar etika, tidak menghormati hukum dan peraturan, serta merupakan penyalahgunaan kekuasaan sebagai ketua FIFA.
Sedangkan Platini juga terbukti terlibat dalam konflik kepentingan. Selain mendapatkan hukuman larangan beraktivitas di dunia sepakbola, Komite Etik FIFA juga memberikan denda sebesar 50.000 franc Swiss kepada Blatter.
Sementara itu, denda yang dijatuhkan kepada Platini lebih besar. Mantan pemain tim nasional Prancis tersebut dijatuhi denda sebesar 80.000 franc Swiss. (Scoresway)
Berita Terkait
-
AS Pasang Satu Syarat Tegas Jika Iran Ingin Ikut Piala Dunia 2026
-
Waspada! Meksiko Bongkar Modus Operandi Jaringan Penipuan Tiket Mahal Piala Dunia 2026
-
Peluang Indonesia Juara Berkat Format FIFA ASEAN Cup 2026, Gimana Ya?
-
Timnas Putri Indonesia Alami Penurunan Ranking FIFA
-
PSSI Tutup Rapat Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, Ternyata Ini Alasannya
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI
-
Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League
-
Rapor Bintang Timnas Indonesia di Super League: Rizky Ridho hingga Thom Haye Menyala!
-
Hasil Super League: Persib Bandung Gagal Menang Lagi! Terancam Dikudeta Borneo FC
-
Kegilaan Sandy Walsh Bersama Buriram United Musim Ini, Peluang Sikat 2 Trofi
-
Update Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Tembus Rp173 Miliar, Mees Hilgers Makin Turun
-
Hadapi Grup Berat, Kurniawan Yakin Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Alvaro Arbeloa Ungkap Alasan Jarang Mainkan Dani Carvajal
-
Memble Ditahan Imbang Dewa United, Persib Bakal Mengamuk Saat Jumpa Arema FC