Suara.com - Evan Dimas Darmono akan kembali ke Spanyol untuk kedua kalinya. Mantan kapten timnas U-19 ini akan bergabung dengan klub La Liga, Espanyol untuk menjalani program khusus di sana.
Evan Dimas telah setuju untuk bergabung dengan Espanyol hingga Mei nanti guna memantapkan skill, teknik dan juga taktik. Gelandang Surabaya United ini akan menjalani program khusus sehingga dirinya bisa kompetitif di level Eropa.
Bergabungnya Evan Dimas untuk menimba ilmu di La Liga tidak lepas dari peran besar Nine Sport. CEO Nine Sport Arif Putra Wicaksono mengungkapkan bahwa Evan Dimas sebelumnya memang sudah dilirik oleh Espanyol.
"Saat timnas U-19 tur ke Barcelona saat melawan Luis Suarez dan kawan kawan, mereka (pencari bakat) datang. Dari semua pemain, mereka tertarik kepada kaptennya, Evan Dimas," kata Arif Putra saat dihubungi Suara.com, Rabu (6/1/2016).
"Kemarin ada program khusus di La Liga, dan Espanyol yang meminta Evan Dimas dan baru sekarang dia bersedia. Program khusus ini untuk pembentukan pemain supaya memiliki standar seperti pemain Eropa dan telah dikabarkan sejak November lalu," lanjutnya.
Arif yang sebelumnya membawa Evan trial di klub papan bawah Segunda Division, UE Llagostera, menambahkan bahwa semua biaya, akomodasi dan lainnya lainnya ditanggung oleh La Liga.
"Ya nilainya undisclosed. Evan dipilih untuk bergabung dengan Espanyol karena mereka yang memilih. Kini Evan harus membuktikannya, dan dia harus mengalahkan diri sendiri," harap Arif.
Berita Terkait
-
Ferland Mendy Terancam Absen 5 Bulan, Musimnya Bersama Real Madrid Berakhir
-
Sikat Espanyol, Real Madrid Jaga Asa Buru Gelar Juara Liga Spanyol
-
Umpatan Rasis Striker Rafa Mir kepada Pemain Muslim: Anda Datang dengan Perahu Karet
-
Selain Timnas Indonesia, Ini Daftar Klub Eropa dan Tim Dunia yang Gunakan Apparel Kelme
-
Barcelona Menangi Derbi Katalunya, Semakin Kokoh di Puncak Klasemen
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026