Suara.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) meminta kompetisi Indonesia Super League (ISL) segera digulirkan, mengingat sudah adanya penolakan kasasi yang dilakukan Menpora terkait dengan pembekuan induk organisasi sepak bola Indonesia itu.
"Ketua Umum meminta untuk segera mempersiapkan ISL. Kompetisi harus jalan lagi," kata Direktur Legal PSSI Aristo Pangaribuan di Kantor PSSI Senayan, Jakarta, Selasa.
ISL merupakan kompetisi tertinggi di Tanah Air. Dengan adanya pembekuan yang dilakukan oleh Kemenpora, kompetisi yang selama ini dikendalikan PT Liga Indonesia ini juga vakum. Dampaknya banyak pihak yang merasa dirugikan, termasuk pemain yang selama ini mengantungkan pada sepak bola.
Dengan adanya putusan kasasi atas kasus yang diajukan Menpora, kata dia, diharapkan kompetisi bergulir sesuai dengan jadwal dan tidak mengandalkan turnamen seperti yang saat ini banyak digulirkan.
Hanya saja, saat ini sudah ada rencana untuk menggulirkan kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) yang diprakarsai oleh PT Gelora Trisula Semesta. Kompetisi ini rencananya digulirkan 15 April. Kompetisi ini akan terbagi dua yaitu khusus untuk klub ISL dan khusus untuk klub Divisi Utama.
Terkait dengan ISC, Aristo menegaskan jika kompetisi tersebut tetap bisa dijalankan. Hanya saja, untuk statusnya bukan sebagai kompetisi resmi selayaknya ISL yang selama ini telah menjadi tulang punggung kompetisi tertinggi di Tanah Air.
"ISC? Boleh jalan selama statusnya sebagai pertandingan pra-musim," ucap Aristo, menegaskan.
Dengan adanya ISC, banyak klub terutama ISL sudah mulai mempersiapkan diri. Bahkan, beberapa klub menguji kemampuan timnya pada beberapa turnamen. Saat ini, turnamen yang sedang berjalan adalah Piala Gubernur Kalimantan Timur.
Setelah Piala Gubernur Kalimantan Timur, ada satu turnamen yang siap menggebrak yaitu Piala Bhayangkara 2016. Bahkan, operator turnamen ini sama dengan ISC yaitu PT Gelora Trisula Semesta. Ada 10 klub yang akan bersaing dan terbagi atas dua grup.
Grup A akan dipertandingkan di Stadion Jalak Harupat Bandung terdiri Persib Bandung, PS TNI, Mitra Kukar, Sriwijaya FC dan klub pemenangan turnamen Piala Gubernur Kalimantan Timur. Grup B di Stadion I Wayan Dipta Bali dengan peserta Bali United, Arema Cronus, Persipura, PS Polri dan Persija Jakarta. (Antara)
Berita Terkait
-
Sempat Dikira Gabung Klub Spanyol, Ini Fakta Pahit Marselino Ferdinan di Sevilla
-
FIFA Restui Awaydays di Super League, tapi Persija-Persib dan Arema-Persebaya Tak Masuk Hitungan
-
Erick Thohir Ogah Sepak Bola Wanita Jadi Proyek Sesaat: IWL Harus Berumur Panjang
-
Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
Terkini
-
Lagi! Penembakan Sekolah Katholik di Filipina, Siswa SMP Tewas
-
Eks Direktur Bea Cukai Jalani Sidang Perdana, CPO Diduga Direkayasa Jadi Limbah
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Poin Tertinggal Jauh, Alex Marquez Yakin Kakaknya Bisa jadi Juara Dunia
-
3 Strategi Mentan Amran Agar Kabupaten Alor Lepas dari Garis Kemiskinan
-
Jadwal SIM Keliling Medan 18-23 Agustus 2026, Catat Lokasi dan Syarat Perpanjangnya
-
Rans Entertainment X Utusan Khusus Presiden Galang Bantuan Gempa NTT Dapat Banjir Hujatan
-
Apa Penyebab Motor Susah Distarter? Ini 7 Cara Mengatasinya
-
Bukan Cuma Data, PKS Sebut Indikator Ekonomi Nyata Ada di Harga Beras dan Biaya Sekolah
-
Pabrik Mi di Mojokerto Ludes Dilalap Api, 10 Kontainer Produk Hangus