Suara.com - Panitia pertandingan persahabatan Persib Bandung melawan PS TNI di Stadion Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/3), melakukan pengamanan ekstra untuk mengantisipasi bentrokan antarsuporter.
"Panpel sudah merancang pemberangkatan dan titik kumpul suporter dari Bandung ke Bekasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Ketua Panpel Pertandingan Persib - PS TNI Jafar Sidik di Bandung, Kamis.
Jafar mengatakan pemberangkatan bobotoh diatur sedemikian rupa karena jalur Bandung, Karawang menuju Bekasi rawan keributan antarpenonton.
Pemberangkatan suporter yang akan menuju stadion diatur sekaligus dikawal oleh pihak keamanan. Karena itu, semua bobotoh yang akan menyaksikan akan diatur dengan sistem titik kumpul.
"Ada enam titik kumpul. Upaya ini guna mengantisipasi terjadinya hadangan dari suporter lain di Jabodetabek," katanya.
Ia menyebutkan jalur tersebut merupakan titik rawan berkumpulnya berbagai suporter terutama jalur Jabodetabek.
Ia menyebutkan, laga persahabatan tersebut merupakan pertandingan tidak resmi namun akan mengundang penonton yang banyak. Hingga Kamis (10/3), sebanyak 90 persen tiket sudah dipesan.
"Ini artinya penonton yang datang sudah dapat dibayangkan pastinya akan banyak sesuai tiket yang sudah kita cetak. Jadi, penting untuk mengantisipasi sejak dini," katanya.
Pada Jumat (11/3) akan dilakukan kordinasi dengan distrik-distrik bobotoh terkait keberangkatan menuju Bekasi.
"Kami tidak ingin kecolongan, pengamanan suporter menjadi prioritas di samping jalannya pertandingan nanti," kata Jafar Sidik. (Antara)
Berita Terkait
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Rumor Panas! Persib Boyong Luka Modric? Igor Tolic: Masih Ada Tempat untuk Dia
-
Haram Lengah! Persib Bandung Diminta Tampil Sempurna saat Hadapi Manila Digger
-
Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027
-
Terungkap! Ini Perbedaan Jersi Persib Musim 2026/2027 yang Wajib Diketahui Bobotoh
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah
-
5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online
-
Fitur Darurat yang Jadi 'Biang Kerok' Salah Paham Pengguna Jalan, Sisi Gelap Penggunaan Hazard Motor
-
Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu
-
Harga Emas Antam Stagnan, Masih Dibanderol Rp2.670.000/Gram
-
Apa Boleh Menggoreng di Rice Cooker? Pahami Dulu Risikonya
-
IHSG Sepekan Anjlok, Rp18 Triliun Raib dari Bursa Saham
-
Perempuan dan Beauty Fatigue: Saat Tren Kecantikan Mulai Terasa Melelahkan
-
Status Bencana Tak Ditentukan karena Desakan Publik, Harus Ada Data Lapangan
-
Pemkot Kendari Wajibkan ASN Setor Sampah Tiap Hari Jumat