Suara.com - Bek Real Madrid Pepe membantah tuduhan bahwa dia adalah pemain yang kasar. Pepe malah menyebut pemain depan Barcelona Neymar mendapat kartu kuning lebih banyak darinya.
Pepe memang sempat terlibat dalam beberap insiden kontroversial sepanjang karirnya. Dia telah menerima 10 hukuman larangan pertandingan pada 2008-09 setelah menginjak pemain Getafe, Javier Casquero.
Ia juga telah membuat headline setelah melakukan pelanggaran melawan Barca dengan alasan yang tidak tepat dalam beberapa kali kesempatan. Namun demikian, bek internasional Portugal ini menolak di sebut pemain kasar.
Pepe juga merasa bahwa Madrid telah membawanya dia memang gila seperti itu. "Orang dapat mengatakan apa yang mereka inginkan, tapi faktanya Neymar mendapat kartu kuning lebih dari saya," kata Pepe kepada surface.
"Real Madrid adalah klub teladan. Saya tidak akan pernah punya kesempatan untuk bermain di untuk klub ini untuk jangka waktu lama seperti yang saya benar-benar telah seperti gila, pemain kekerasan."
Pepe telah diganjar lima kartu kuning dalam 20 penampilan di kompetisi La Liga musim ini. Sedangkan bintang Barca 6 kartu kuning dalam 31 pertandingannya. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Chelsea Mulai Dekati Xabi Alonso, Jadi Kandidat Pengganti Liam Rosenior
-
Ruang Ganti Memanas, Sejumlah Bintang Real Madrid Dikabarkan Desak Klub Jual Federico Valverde
-
Pecatan Real Madrid Jadi Calon Terkuat Pelatih Chelsea Musim Depan
-
Pakai Kaos Anti Madrid Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina di Parade Juara Barcelona
-
Rodriguez Jadi Korban Hoaks Pensiun, Pastikan Bela Timnas Kolombia di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Pengamat Soroti Ironi Persija Jakarta: Klub Ibu Kota, Kesulitan Punya Kandang Tetap
-
Persija Siap Rombak Sektor Kiper, Penjaga Gawang Berlabel Timnas Indonesia Jadi Incaran
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Masalah Tunggakan Gaji Tak Kunjung Usai, PSSI dan I.League Diminta Terapkan Audit Keuangan Ketat
-
Krisis Internal Timnas Curacao, Fred Rutten Mundur Usai Tekanan Pemain Minta Pelatih Lama Kembali
-
Publik Jepang Ramai-ramai Doakan Timnas Indonesia Tumbangkan Qatar di Piala Asia 2027
-
Kiper Jebolan Eropa Kaget dengan Kultur Serba Mobil di Indonesia: Minim Aktivitas Jalan Kaki
-
PSSI Hubungi FIFA, Bahas Bidding Piala Dunia Futsal 2028
-
Kiper Kelahiran Hoorn: Tanpa Staf Pelatih Belanda, Saya Mungkin Tak ke Indonesia
-
Transfer Ederson ke Manchester United Terancam Gagal Jika Arsenal Berani Bayar Mahal