Suara.com - Manchester United samai rekor Arsenal yang sebelumnya jadi tim terbanyak yang mengoleksi trofi Piala FA dengan 12 piala. Sukses itu dicapai MU usai mengalahkan Crystal Palace di partai puncak Piala FA 2015/16, Sabtu (21/5/2016) atau Minggu dini hari WIB, 2-1.
Gelar ini jadi yang pertama bagi MU sejak pensiunnya sang manajer legendaris, Sir Alex Ferguson, pada akhir musim 2013. Di lain pihak, inilah persembahan pertama Louis van Gaal untuk MU sejak ditunjuk sebagai manajer pada 16 Juli 2014.
Sebaliknya, bagi Palace, kekalahan ini menambah duka klub yang telah berusia 110 tahun ini di ajang Piala FA. Sebelumnya, saat tampil di final pertama Piala FA tahun 1990, Palace juga digagalkan MU lewat pertarungan ulangan, 0-1.
Partai ulangan harus digelar setelah di pertemuan pertama kedua tim bermain imbang 3-3. Gol tunggal pengantar gelar juara bagi The Red Devils ketika itu dicetak Lee Martin.
Jalannya Pertandingan
Sementara itu, dalam laga yang digelar di stadion yang sarat akan sejarah, Wembley Stadium, MU mendominasi jalannya pertandingan. Berkali-kali Wayne Rooney dan kawan-kawan mengurung lini pertahanan Palace yang dikawal Scott Dann cs sejak babak pertama dimulai.
Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat mereka harus mengakhiri babak pertama dengan tanpa gol. Bahkan, The Red Devils tertinggal lebih dulu di menit ke-78 lewat gol pemain yang baru masuk di menit ke-72, Jason Puncheon, menggantikan Yohan Cabaye.
Berawal dari sepak pojok di sisi kanan pertahanan MU yang dilakukan Puncheon, bola lambung berhasil dibuang jauh ke tengah lapangan oleh Marouane Fellaini. Namun, bola tersebut berhasil diambil Joel Ward yang mengirim umpan lambung ke Puncheon.
Puncheon yang lepas dari jebakan offside berhasil menahan bola, lantas melesakkan tendangan keras kaki kirinya yang telat ditutup Juan Mata, dan merobek jala gawang MU yang dikawal David De Gea.
Tertinggal, para pemain MU tampak mulai ketar-ketir. Beruntung mereka bisa menyamakan kedudukan tiga menit kemudian. Berawal dari solo run Wayne Rooney dari lapangan tengah ke arah kiri pertahanan Palace, kapten MU itu mengirim umpan silang ke depan gawang Palace.
Bola umpan itu berhasil diterima Fellaini dengan dadanya yang langsung disambar tendangan keras kaki kiri Mata. Kedudukan 1-1 bertahan hingga peluit panjang tanda babak kedua berakhir dibunyikan wasit Mark Clattenburg dan mengharuskan diadakannya babak perpanjangan waktu.
Petaka bagi MU kembali muncul di menit ke-105 saat Chris Smalling menerima kartu kuning kedua setelah secara sengaja menahan kaki Yannick Bolasie dengan tangannya. Alhasil, MU pun harus bermain dengan 10 pemain.
Lima menit kemudian gol kedua yang dinanti-nanti MU tiba. Lewat sebuah skema serangan yang dibangun Antonio Valencia dari sisi kanan, pemain asal Ekuador itu mengirim umpan datar ke jantung pertahanan Palace.
Bola berhasil ditepis pemain Palace sebelum akhirnya bola rebound itu disambar tendangan first time Jesse Lingard, yang baru masuk di penghujung babak kedua gantikan Mata, yang tanpa ampun merobek jala gawang Palace yang dikawal Wayne Hennessey di menit ke-110.
Berita Terkait
-
Kecewa Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026, Van der Sar Kagum Suporter MU Cilik Tanah Air
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Latihan Timnas Belanda Memanas, Eks Striker Manchester United Hajar Rekan Sampai Cedera
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya
-
Iran di Ujung Tanduk! Ini Skenario Team Melli Lolos atau Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Rudi Garcia Puji Peran Pemain Senior Usai Belgia Tekuk Selandia Baru 5-1
-
Kecewa Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026, Van der Sar Kagum Suporter MU Cilik Tanah Air
-
Pelatih Norwegia Akui Kehebatan Ousmane Dembele: Sentuhan Bolanya Begitu Sempurna
-
Zico Ingatkan Timnas Brasil Waspadai Kekuatan Jepang di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026