Suara.com - Kongres Luar Biasa Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia telah menghasilkan sebuah keputusan untuk menentukan waktu dilaksanakannya Konggres Pemilihan Ketua Umum PSSI. Berdasarkan Keputusan yang diikuti oleh 105 pemilik suara yang berpartisipasi, Kongres Pemilihan ketum PSSI diputuskan akan dilaksanakan pada 17 Oktober 2106 mendatang.
Putusan tersebut diambil berdasarkan suara terbanyak. Dari 105 suara, 103 suara menyetujui pemilihan tersebut dilangsungkan tanggal 17 Oktober. Sedangkan dua suara tersisa, satu menolak dan satu lainnya abstain.
"Dengan hasil hitungan ini maka ditetapkan Kongres Pemilihan PSSI akan dilakukan pada 17 Oktober 2016, saya sahkan ya," kata Pelaksana tugas Ketum PSSI Hinca Panjaitan yang memimpin sidang KLB di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara.
Selain menetapkan waktu pelaksanaan Kongres Pemilihan Ketum PSSI, agenda lain yang dibicarakan pada KLB kali ini adalah membahas soal Komite Eksekutif PSSI. Pasalnya, ada beberapa pilihan yang diajukan, yaitu diganti semua aggota atau hanya mengganti tiga nama.
Hasilnya 91 suara setuju semuanya diganti, 12 suara mengusulkan hanya mengganti tiga nama, dan dua suara lainnya abstain. Dengan demikian, rapat memutuskan akan mengganti seluruh anggota komite itu.
"Karena suara terbanyak memilih untuk menggantikan semuanya, maka kita sepakat ganti semuanya. Saya sahkan ya," kata Hinca.
Setelah penetapan waktu pelaksanaan Kongres Pemilihan PSSI selesai dibahas, agenda berikutnya dilanjutkan dengan dilakukan perubahan kode pemilihan.
"Apakah proses pemilihan dari enam bulan menjadi 10 minggu bisa disetujui," kata Hinca menanyakan kepada peserta KLB.
Dan jawaban dari peserta adalah sebanyak 103 pemilik suara menyatakan setuju tawaran mantan Ketua Komisi Dispilin PSSI tersebut, satu lainnya menolak dan satu abstain.
Berita Terkait
-
Sengaja Dibakar atau Kecelakaan? Misteri Tewasnya Santri di Lombok Tengah Masuk Meja DPR
-
Jangan Pilih Kasih! Kejagung Didesak Segera Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Cegah Konflik Kepentingan, Legislator Desak Perombakan Penyidik Jampidsus di Kasus Febrie Adriansyah
-
Hinca Panjaitan Tegaskan Penyerahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Tak Tabrak KUHAP
-
Jangan 'Jeruk Makan Jeruk!', DPR Minta Kasus Eks Jampidsus Febrie Tak Ditangani Mantan Anak Buahnya
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Nekat Menambang Sembunyi-sembunyi, 5 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Pohuwato
-
Ada Skenario BI dan BRICS yang Disiapkan untuk Mengubah Peta Ekonomi Dunia
-
Jakarta Hampir 3 Pekan Tak Hujan, Modifikasi Cuaca Terkendala Minim Awan
-
Tecno Pova 8 Pro 5G Resmi Meluncur: Bawa Layar 144Hz, Dimensity 7400 Ultimate, dan Baterai 6.500 mAh
-
Awas! Pengelola SPPG Bisa Dijerat Pasal Berlapis Jika Menu MBG Bikin Keracunan
-
Duka NTT, Gempa M7,7 Tewaskan 47 Orang dan Paksa 5.000 Warga Mengungsi
-
Pasar Saham Pekan Ini Variatif, Kapitalisasi BEI Naik tapi Transaksi dan Volume Melemah
-
Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi
-
Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya
-
Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren