Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menegaskan surat rekomendasi tentang lokasi penyelenggaraan Kongres Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tahun 2016 merupakan saran pemerintah menyusul permintaan PSSI.
"Surat itu adalah saran. Mereka meminta rekomendasi, tentu kami membuatkan saran. Pemerintah menjadi pembina sekaligus penanggung jawab olahraga nasional. Toh ini masalah tempat. Jadi, jangan dibesar-besarkan. Hal yang penting adalah kongresnya," kata Menpora Imam Nahrawi di Jakarta, Selasa (13/9/2016).
Pada Jumat (9/9), Menpora memberikan surat rekomendasi kongres kepada PSSI menyusul surat Sekretaris Jenderal PSSI No. 557/UDN/286/VIII-2016 tentang permohonan rekomendasi penyelenggaraan Kongres PSSI tahun 2016.
Dalam poin kedua surat rekomendasinya, Menpora menyatakan rekomendasi akan diberikan seandainya pelaksanaan Kongres PSSI diselenggarakan di Yogyakarta dengan alasan wujud reformasi PSSI untuk kembali ke titik nol. Yogyakarta merupakan kota tempat lahir PSSI.
"Bagaimana reformasi itu kita tarik pada sebuah semangat para pendiri PSSI. Para pendiri itu ingin PSSI menjadi alat pemersatu negeri," ujar Menpora tentang surat rekomendasi yang ditembuskan kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kepala Kepolisian RI, dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta itu.
Namun, Menpora mengatakan PSSI belum memberikan surat balasan atas surat rekomendasinya tentang lokasi penyelenggaraan kongres itu. "Ini masalah tempat. Bisa di Yogyakarta, bisa di mana saja. Jika pemerintah diminta rekomendasi maka sebaiknya di Yogyakarta karena PSSI lahir di sana," ujar Menpora.
Menpora juga menyatakan tidak ada alasan lain penolakan kota Makassar sebagai lokasi kongres yang telah ditetapkan PSSI pada 17 Oktober mendatang.
"Ini persoalan teknis. Kami tidak berandai-andai apalagi jika dikaitkan Menpora benci dengan satu tempat. Tidak. Hati Menpora itu Merah-Putih. Ini murni, kami mengajak kembali kepada semangat awal PSSI dilahirkan," katanya.
Sebelumnya, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Gatot S Dewa Broto menjelaskan surat rekomendasi yang diberikan kepada PSSI bersifat dua, yaitu dipatuhi atau dilanggar. Jika dilanggar, Kemenpora tidak akan mengeluarkan rekomendasi pelaksanaan Kongres PSSI.
"Kewenangan rekomendasi itu diberikan atas surat permintaan dari PSSI. Sekali lagi tidak ada perintah apalagi intervensi," ujar Gatot.
Kongres PSSI saat ini sudah memasuki tahapan banding bagi bakal calon yang tidak lolos verifikasi. Sebelumnya, Komite Pemilihan mengumumkan ada delapan calon Ketua Umum PSSI yang dinyatakan lolos seleksi dari jumlah awalnya 16 orang.
Untuk posisi wakil ketua umum ada 17 orang yang lolos dari 24 orang yang diajukan. Sementara itu posisi anggota Komite Eksekutif (EXCO) ada 57 orang dari 67 orang yang diajukan oleh anggota PSSI. (Antara)
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Bakal Hadapi Lawan Sekelas Argentina pada November
-
Soal Rumor Playoff Tambahan Piala Dunia 2026, PSSI: Kami Belum Dapat Surat dari FIFA
-
PSSI Respons Rumor Play-Off Tambahan Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Jadi Peserta?
-
Naturalisasi Disetop Sementara, Erick Thohir Pilih Timnas Indonesia Tampil Apa Adanya
-
PSSI Stop Naturalisasi, Bagaimana Nasib Luke Vickery?
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
-
Pertandingan Tanpa Penonton, Bojan Hodak Sebut Jadi Keuntungan Bagi Dewa United
-
Link Live Streaming Arema FC vs Persis Solo: Duel Sesama Tim Bermodal Positif
-
Mantab! Beckham Putra Resmi Jadi Sarjana di Tengah Kesibukannya Sebagai Pemain Persib
-
Persebaya Dipecundangi Madura United, Bernardo Tavares Semprot Wasit dan VAR
-
Statistik Jay Idzes Bikin Kagum, Bawa Sassuolo Hajar Como 1907
-
Menuju Rekor Baru di Persib Bandung, Bojan Hodak Selangkah Lagi Lampaui Indra Thohir
-
Patrick Kluivert Tak Main di Clash of Legends 2026, Takut Tekanan Suporter GBK?
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!