Suara.com - Eks pemain Barcelona yang kini menjabat Direktur Olahraga Paris Saint-Germain, PSG, Patrick Kluivert, memastikan pihaknya tidak akan mengambil keuntungan dari kesulitan yang tengah dihadapi pemain bintang Barcelona, Neymar.
Seperti diketahui, pemain asal Brasil itu kini terancam penjara menyusul kasus penggelapan pajak yang membelit dirinya dan ayahnya sejak kepindahan pemain itu dari Santos ke Barcelona pada tahun 2013.
Baru-baru ini jaksa penuntut umum, Jose Perals, menuntut Neymar beserta ayahnya dijatuhi hukuman penjara dua tahun dan juga membayar denda sebesar 10 juta Euro. Selain itu, jaksa juga menuntut ibu Neymar, yang dinilai terlibat, dihukum penjara satu setengah tahun.
Neymar, yang baru saja memperpanjang kontraknya di Barcelona, bisa saja keluar dari semua masalah yang membelitnya di Spanyol. Yaitu pindah dari Barcelona.
Di bursa transfer musim panas lalu, Neymar dilirik oleh Manchester United dan PSG. Namun kapten tim nasional Brasil itu menolak.
Kali ini, akankah Neymar kembali mendapat kesempatan? Tampaknya tidak. Karena PSG, yang dikabarkan sudah menyiapkan dana besar untuk membeli Neymar dari Barcelona, sudah mengambil sikap.
"Memang bagus memiliki pemain bintang di tim anda. Tapi yang terpenting adalah tim. Karena jika tim bermasalah, pemain bintang pun tidak akan bersinar," kata Kluivert.
"Saya tidak berkata tidak jika memang ada peluang untuk membeli pemain bintang. Tapi saya tidak akan memaksa. Karena ada beberapa pemain bintang di luar sana," jelasnya.
"Apakah masalah hukum Neymar menguntungkan kami? Jujur saja, apa yang menimpanya sangat memalukan. Tapi yang pasti, kami tidak akan mengambil keuntungan dari kasus ini," tegas eks pemain Barcelona itu. (Soccerway)
Tag
Berita Terkait
-
Dibantai Barcelona 3-0, Atletico Madrid Tetap Melaju ke Partai Final Piala Raja
-
Bantai Atletico Madrid 3-0, Barcelona Tetap Gagal ke Final Copa del Rey
-
Joan Laporta Lolos dari Lubang Jarum! Hakim Tolak Tuduhan Pencucian Uang
-
Jurang Finansial Menganga! Barcelona Tinggalkan Rival, Levante Terpuruk
-
Atletico Madrid Pede Redam Lamine Yamal meski Kehilangan Pemain Kunci Jelang Lawan Barcelona
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Pernah Bersama di Wolves, Nuno Espirito Santo Tak Sabar Hadapi Raul Jimenez
-
3 Panduan Jitu Cetak Gol dari Situasi Bola Mati Ala Arsenal: Inswinger Jadi Kunci
-
Ditahan Borneo FC, Rizky Ridho: Asa Untuk Juara Belum Tertutup
-
Klub Kasta Ketiga Port Vale Berhasil Lolos ke Babak 16 Besar Piala FA
-
Statistik Buruk Liverpool usai Dibungkam Wolves: Raja Kalah di Injury Time
-
Dibantai Barcelona 3-0, Atletico Madrid Tetap Melaju ke Partai Final Piala Raja
-
Inter Milan Ditahan Imbang Como pada Leg Pertama Semifinal Piala Italia
-
Nasib Kontras 2 Kiper Timnas Indonesia: Emil Audero Dipuji, Maarten Paes Dicaci
-
Liverpool Dipermalukan Tim Juru Kunci, Tertahan di Posisi Lima
-
Bantai Atletico Madrid 3-0, Barcelona Tetap Gagal ke Final Copa del Rey