Suara.com - Manajemen PSM Makassar, Sulawesi Selatan memutuskan melepas sembilan pemain termasuk dua mantan timnas U-19 yakni Maldini Pali dan Muchlis Hadi Ning karena dinilai tidak lagi masuk skema permainan Pelatih Kepala Roberts Rene Alberts.
CEO PSM, Munafri Arifuddin di Makassar, Kamis, mengatakan selain dua mantan bintang timnas U-19, juga terdapat tujuh nama lain yakni David Ariyanto (kiper), Ahmad Hisyam Tolle (gelandang bertahan), Zulvin Zamrun (bek), Ivan Wahyudi (bek) serta tiga asing Kwon Jun (bek), Ronald Hikspoor (gelanang) dan Luiz Ricardo sebagai striker.
"Kami melepas mereka bukan karena tidak memiliki kualitas namun karena sudah tidak masuk dalam skema yang akan digunakan Pelatih Kepala PSM Robert Rene Alberts di Indonesia Super League (ISL) 2017," katanya.
Ia menjelaskan, dengan dilepasnya sembilan pemain maka tentu manajemen akan mendatangkan para pemain baru untuk mengisi osisi yang ditinggalkan para pemain tersebut.
Khusus untuk dua mantan timnas yakni Maldini dan Muchlis Hadi, dirinya juga mengaku yakin punya kemampuan dan itu sudah dibuktikan saat memperkuat timnas. Bahkan Muchlis juga masuk dalam skuat timnas menghadapi Piala AFF 2016.
Namun pihaknya tetap memberikan hak kepada pelatih untuk menentukan siapa pemain yang dinilai layak dipertahankan atau tidak berdasarkan kebutuhan tim menghadapi kompetisi resmi tahun depan.
"Selain sembilan nama itu, kami sudah nyatakan akan tetap dipertahankan menghadapi kompetisi musim depan. Khusus untuk Maldini Pali dan Muchlis tentu kita sudah berbicara baiak-baik setelah resmi menjadi anggota Polri,"katanya.
Sebelumnya, Media Officer PSM, Ramli Manong menyatakan Manajemen PSM Makassar memang tetap memberikan prioritas utama bagi putra daerah untuk bergabung bersama tim Juku Eja menghadapi Indonesia Super League (ISL) 2017.
Pihaknya tidak akan menyia-nyiakan potensi pemain asli dari Sulsel meski tetap memberikan ruang bagi atlet luar untuk memperkuat PSM kedepan.
"Banyak pemain putra daerah yang punya kualitas dan itu tentu patut direkrut. Intinya kita akan proporsional saja berdasarkan kebutuhan dan kualitas pemain yang bersangkutan," ujarnya.
Untuk musim ini, sejumlah nama yang merupakan putra daerah memang seakan tidak tergantikan dalam komposisi pemain utama seperti yang disebutkan diatas.
Selain senior, juga telah bermunculan banyak pemain muda asli daerah yang layakn diberikan ruang lebih besar dalam mengisi skuat inti tim Juku Eja menghadapi kompetisi resmi tahun depan. (Antara)
Berita Terkait
-
Resmi! PSM Makassar Kembali Tunjuk Darije Kalezic Sebagai Pelatih
-
Gabung Persija Jakarta, Victor Dethan Datang dengan Modal Tak Sembarangan
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Persib Bandung Sampaikan Update Kondisi Pemain usai Diduga Diserang Oknum Suporter
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Bos Pertamina Akui Kenaikan Harga Pertamax Picu Kelangkaan BBM Subsidi: Saya Minta Maaf!
-
Masih Terpusat di Jawa, Distribusi E-Commerce ke Maluku dan Papua Jadi Tantangan
-
Apa FIFA Berani Hukum Berat Argentina Usai Aksi Provokatif Lionel Messi Cs?
-
AI Perparah Krisis Chip, Produksi Mobil Turut Terancam
-
Peluang Cuan di Blok Masela Demi Gaji Guru dan Sekolah Kelas Dunia
-
Daftar 5 Mobil Bekas Irit BBM yang Bisa Jadi Alternatif Mobil Hybrid
-
Digitalisasi Pelabuhan Pangkas Proses Bisnis, Layanan Kapal Makin Cepat
-
Ledakan Keras Guncang Doha Qatar!
-
Ulasan Novel Semesta Thalita, Ketika Kata Pulang Tak Lagi Bermakna
-
Polresta Malang Kota Bongkar 3,2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Jaringan DPO