Suara.com - Kapten Real Madrid Sergio Ramos melupakan sejenak ketegangan dirinya dengan bek Barcelona, Gerard Pique. Bahkan Ramos berjanji untuk memberi rekannya di timnas Spanyol itu pelukan meskipun banyak perbedaan pendapat mereka.
Ramos ingin menempatkan masalah itu di belakang mereka saat menjalankan tugas internasional. Ia bersama Pique akan mempersiapkan diri menghadapi Israel di kualifikasi Piala Dunia sebelum laga persahabatan melawan Prancis.
"Inilah jalan antara Real Madrid dan Barcelona dan itu tidak akan berubah," kata Ramos kepada AS. "Sekarang, saya akan memberinya pelukan. Kami sudah terbiasa melempar kemarahan, tapi kami mengambil tanpa kedengkian dan selalu sehat."
"Itu berfungsi sebagai sesuatu bagi Anda untuk menjual. Kuncinya adalah kesatuan dalam tim, dan yang tidak bisa hilang," ujarnya.
Bek berusia 30 tahun itu telah mencetak 10 gol di semua kompetisi musim ini. Namun demikian, Ramos menegaskan tidak terlalu memikirkan mencetak gol saat memperkuat timnas Spanyol karena dia seorang bek.
"Saya tidak berharap untuk mencetak banyak gol. Ini adalah rekor terbaik dalam karir saya sebagai pencetak gol, tapi saya tidak berpikir terlalu banyak tentang hal itu," kata Ramos.
"Sebagai seorang bek, saya lebih berpikir tentang bagaimana sedikit mungkin kebobolan. Jika saya bisa mencetak gol dalam pertandingan penting kemudian, itu lebih baik," tukasnya. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Heboh! Shakira Kepergok Dicium Pria Misterius Saat Nonton Argentina vs Austria, Siapa Dia?
-
Fans Atletico Madrid Bakar Jersey Usai Julian Alvarez Terang-terangan Ingin Tinggalkan Klub
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey