Suara.com - Manajer Manchester United, Jose Mourinho, akui tertarik mengarsiteki tim nasional Brasil suatu hari nanti. Menurutnya, menjadi arsitek timnas Brasil jadi tantangan tersendiri.
Pasalnya, beban yang dipikul untuk mengarsiteki timnas Brasil sangatlah berat. Ini mengingat nama besar Brasil di kancah persepakbolaan duni, yakni jadi tim yang paling banyak raih trofi piala dunia; lima kali (1958, 1962, 1970, 1994, 2002).
"Saya pikir setelah di MU saya butuh pekerjaan yang lebih muda daripada di MU," kata Mou, sapaan akrab Mourinho, seperti dikutip dari ESPN Brasil, Kamis (30/3/2017).
"Melatih timnas Brasil sangat sulit. Tapi, jelas akan sangat menyenangkan. Setiap pelatih pastinya ingin bekerja dengan klub dan pemain terbaik."
"Timnas Brasil merupakan 'raja-nya' kesuksesan, dengan banyaknya talenta pemain yang dimiliki, tidak peduli regenerasi, karena selalu ada talenta baru," lanjut Mourinho.
"Tapi, saya harus akui itu hal yang sulit. Dalam setiap diri orang Brasil memiliki jiwa pelatih, (bahkan) para jurnalis Brasil lebih baik dalam melatih daripada seorang pelatih."
"Saya pikir sulit bekerja menjadi pelatih Brasil, tapi saya tertarik," tandasnya.
Lebih jauh, Mourinho memahamai jika jabatan pelatih Brasil hanyalah untuk lokal. Faktanya memang, tidak ada pelatih asing yang pernah menangani Tim Samba.
"Saya akui timnas Brasil adalah untuk pelatih asal Brasil," ujar Mourinho.
Baca Juga: Patung Cristiano Ronaldo 'Dibully', Netizen: Nggak Mirip
Mourinho ditunjuk memanajeri MU pada 27 Mei 2016 lalu, menggantikan Louis van Gaal. Saat ini, MU menduduki peringkat kelima Liga Inggris dengan 52 poin dari 27 pertandingan, atau terpaut 17 angka dari pemuncak klasemen sementara, Chelsea.
Sementara itu, timnas Brasil jadi tim pertama yang lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 Rusia. Tiket itu didapat Neymar dan kawan-kawan usai menang atas Paraguay, 3-0, di lanjutan kualifikasi zona Conmebol, Selasa (28/3/2017) atau Rabu pagi WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Infantino Buka Pintu untuk Rusia, Sanski FIFA Segera Dicabut
-
Gabung Klub Super League, 2 Pemain Ini Ternyata Belum Ada Setahun Dinaturalisasi
-
AC Milan 22 Laga Tak Terkalahkan, Massimiliano Allegri Mengaku Belum Puas
-
Pemain Naturalisasi ke Super League: Kemajuan atau Kemunduran? Netizen Terbelah
-
Bidik Final Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto Pasang Target Tertinggi untuk Timnas Indonesia
-
Pemain Baru Persib Berpeluang Tampil Lawan Malut United
-
Profil Jonathan Sirois: Kiper Rp5 Miliar Pengganti Maarten Paes di FC Dallas
-
FIFA Jatuhi Sumardji Hukuman Larangan Dampingi Timnas Indonesia Sebanyak 20 Laga, Kenapa?
-
Sumardji Dihukum Berat FIFA: Dilarang Dampingi Timnas Indonesia 20 Laga dan Denda Ratusan Juta
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031