Suara.com - Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane menjelaskan soal keputusannya sering menyimpan dan menggantikan Cristiano Ronaldo di musim ini. Zidane mengungkapkan bahwa dia melakukan itu dari keputusan yang dibuatnya bersama dengan Ronaldo.
Ronaldo bermain setiap menit guna membawa Madrid ke final keduanya di Liga Champions dua tahun berturut-turut. Namun dia sembilan kali diistirahatkan dan lima kali digantikan dalam perjalanan Madrid meraih juara La Liga musim ini.
Keputusan Zidane tidak memainkan Ronaldo atau menggantikannya sempat memunculkan isu bahwa hubungan pelatih dan pemainnya tidak harmonis. Apalagi Ronaldo sering menunjukkan ekspresi kekecewaan saat digantikan oleh Zidane.
Namun, pelatih asal Prancis itu mencoba meluruskan kabar tersebut. Zidane mengungkapkan bahwa waktu bermain Ronaldo memang sudah diatur dengan hati-hati dari hasil pembicaraan mengenai kebugaraannya.
"Ya, tentu saja ini adalah keputusan yang kami buat bersama, berdasarkan pembicaraan yang pernah kami lakukan," kata Zidane kepada UEFA. "Kami cerdas dan terkadang dia perlu bermain sedikit."
"Bukan karena dia tidak fit secara fisik, tapi karena dia ingin mencapai fase akhir musim ini, saat semuanya dipertaruhkan, dalam wujud terbaiknya. Dia banyak bermain tahun ini, tapi ada saat dimana dia disimpan untuk beristirahat, sekarang dia tampil fantastis."
"Metode ini tampaknya telah berhasil, dimana Ronaldo telah mencetak enam gol dalam empat pertandingan terakhir Madrid dan delapan dalam empat pertandingan terakhirnya di Eropa.
"Seperti yang Anda ketahui, tidak ada kata-kata yang bisa melakukan keadilan Cristiano Ronaldo," kata Zidane. "Dia menunjukkan apa yang dia semua tentang setiap saat dia di lapangan, dengan mencetak gol."
"Dia sekarang telah mendapatkan lebih dari 400 gol untuk Real Madrid di semua kompetisi. Ini adalah statistik yang luar biasa, tapi dengan dia segala sesuatunya mungkin," tukas Zidane. (Scoresway)
Berita Terkait
-
Salahkan Vinicius Jr Jadi Korban Rasisme, Jose Mourinho Panen Hujatan
-
Apa Itu Protokol Anti Rasisme? Diaktifkan Saat Vinicius Dihina Gianluca Prestianni
-
Jose Mourinho Sindir Vinicius yang Kena Serangan Rasial Hingga Sebut Madrid Dibantu Wasit
-
Gianluca Prestianni Sebut Vinicius Jr Monyet, Legenda Dunia Ngamuk: Jangan Jadi Pengecut!
-
Arbeloa Pasang Badan untuk Vinicius: Rasisme Tak Punya Tempat, Sindir Jose Mourinho
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
Al Hilal Menggila di ACL Elite, Sandy Walsh Bawa Buriram Ukir Sejarah Baru di Asia
-
Emaxwell Souza Pilih Trofi Juara Ketimbang Top Skor, Ambisi Besar Sang Mesin Gol Persija
-
Salahkan Vinicius Jr Jadi Korban Rasisme, Jose Mourinho Panen Hujatan
-
Layvin Kurzawa Takjub Saat Kunjungi Masjid Raya Al Jabbar: Salah Satu yang Terbaik di Dunia
-
Menelusuri Silsilah Joey van Beukering, Pemain Keturunan Jawa yang Siap Bela Timnas Indonesia
-
Bojan Hodak: Dalam Sepak Bola, Semua Masih Mungkin
-
Sandy Walsh Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di 16 Besar ACL Elite
-
Siapa Joey Van Beukering? Bek Keturunan Yogyakarta Berambisi Bela Timnas Indonesia
-
Persib Butuh 4 Gol, Federico Barba Tetap Yakin Bantai Ratchaburi
-
Apa Itu Protokol Anti Rasisme? Diaktifkan Saat Vinicius Dihina Gianluca Prestianni