Suara.com - Bagi pecinta sepak bola, nama George Weah terdengar tidak asing lagi. Apalagi bagi mereka yang menikmati permainan PSG dan Milan di era 90-an.
Nama Weah melambung ketika membela PSG. Meraih empat trofi bersama klub raksasa Prancis, Weah juga pernah tercatat sebagai top skor Liga Champions di musim 1994/95. Di tahun yang sama, Weah juga pernah diganjar penghargaan pemain terbaik dunia, Ballon d'Or.
Weah kini mungkin tidak lagi merumput di lapangan dan tengah sibuk sebagai politisi di negerinya, Liberia. Akan tetapi gaya permainan Weah yang atraktif bisa kembali kita saksikan melalui putranya, Timothy Weah.
Baru-baru ini PSG membawa putra mantan pemainnya itu ke tim senior. Timothy sendiri sebelumnya sudah bergabung dengan tim muda PSG sejak tahun 2014.
Berkat aksinya yang menonjol, Timothy yang baru berusia 17 tahun pun diberi dikontrak hingga 2020.
"Saya senang bisa melanjutkan petualangan saya di PSG dengan meneken kontrak sebagai pemain profesional," kata Timothy.
"Saya berada di klub besar, dan saya sudah tidak sabar untuk mengembangkan kemampuan saya di tim senior," sambungnya seperti dikutip Soccerway.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo